Tujuan dibentuknya forum tersebut agar BUMDes di Kota Bahari bisa menggeliat hingga mampu menjadikan perekonomian di desanya meningkat.
“Kalau untuk Forum BUMDes Provinsi sudah terbentuk tahun kemarin, tinggal tingkat Kabupaten saja, insyaallah tahun ini akan dibentuk,” timpalnya.
Sebab, menurut Taufik, keberadaan forum tersebut sangat penting karena dapat mendongkrak kemajuan BUMDes di setiap desa melalui peningkatan koneksi dan komunikasi antar pengelola BUMDes di Sampang, bahkan dapat menjalin komunikasi dengan badan usaha tingkat provinsi hingga nasional.
“Pembentukan Forum BUMDes Kabupaten akan dipilih pengurus BUMDes yang aktif untuk dijadikan anggota penggerek forum. Dan tentu nanti ada pembinaan juga dari pihak Provinsi dan dalam waktu dekat ini kami akan melakukan koordinasi dengan semua Desa,” imbuhnya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh tim media Lingkarjatim.com pada tanggal 14/1/2022, dari 164 desa yang sudah membentuk BUMDes, hanya 22 Bumdes yang sudah masuk katagori maju, sedangkan sebanyak 55 BUMDes masih dalam kategori berkembang, Adapun 87 BUMDes masih pemula.
Tidak hanya itu dari 164 BUMDes masih banyak yang belum terdaftar di Data Desa Center (DDC) Provinsi Jatim. (Jamaluddin/Hasin)