Menu

Mode Gelap

LINGKAR UTAMA · 12 Mar 2020 20:15 WIB ·

Cerita Aziz, Pecandu Narkoba yang Dipasung Keluarga


Cerita Aziz, Pecandu Narkoba yang  Dipasung Keluarga Perbesar

Aziz

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Aziz warga Dusun Dia’an, Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang harus berurusan dengan besi dan rantai pasung lantaran mengalami gangguan jiwa akibat pengaruh narkotika.

Cerita pemuda umur 22 tahun bermula saat umur 4 tahun kurang mendapat kasih sayang kedua orang tuanya, seorang ibu kandung yang telah melahirkannya tutup usia, sedangkan bapaknya diketahui menikah lagi, bahkan hingga kini ayah kandung Azis yang berasal Kabupaten Bangkalan tidak pernah mengingat Aziz dan saudaranya yang ditinggalkan di rumahnya.

Kemudian pada saat beranjak usia 12 tahun, Aziz diajak keluarganya yang ada diluar Madura sebagai kuli angkut di tempat pejagalan daging di wilayah Krian, Sidoarjo. Masa keemasan itu sempat menjadi kebanggaan keluarga, bahkan sempat sanggup beli sepeda motor meski dengan cara cicilan kredit selama tiga tahun lamanya.

Sayangnya saat berusia 21 tahun, Aziz terpengaruh oleh pergaulan bebas hingga memaksanya menyentuh barang haram jenis narkotika, alhasil keluarganya yang ada di Sidoarjo kemudian memulangkan Azis pada hari raya idul fitri 2019 lalu.

Moh Awi, Paman Azis menceritakan bahwa hampir setahun bersamanya di kampung halaman, perilaku dan psikologi Azis lambat laun mengalami perubahan mulai sering kali menyendiri, melamun, tertawa sendiri dengan tanpa ada perhatian dan pengobatan lantaran berasal dari keluarga tidak mampu.

Tak hanya itu, sejak dua bulan terakhir ponaanya sering berbicara seorang diri dan alami gangguan jiwa memuncak dengan cara mengamuk tidak karuan yakni memecahkan kaca masjid setempat hingga seringkali mengganggu anak kecil sekitar.

“Sejak itu, Aziz sering berperilaku tidak wajar, bahkan rambut bibinya juga ditarik, meteran listrik juga dihancurkan dan sepeda motornya sendiri di bakar karena ketika meminta narkoba tidak dikasih,” ceritanya.

“Karena kami khawatir kondisinya tambah parah dan meresahkan warga sekitar, kami pun memasungnya dengan cara memborgol kedua kakinya,” tuturnya.

Saat ini perilaku Azis dalam penanganan pihak Puskesmas Omben dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sampang. (Abdul Wahed)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Didampingi Ibundanya Menggunakan Pakaian Adat Papua Saat Wisuda, Deyanti : Saya Bangga Orang Mengenal Saya Bagian dari Indonesia

28 April 2024 - 19:31 WIB

Jelang Pilkada, PDIP Bangkalan Buka Pendaftaran Bacabup dan Bacawabup Bangkalan

28 April 2024 - 14:14 WIB

Ikut Pengajian Akbar Bersama Gus Iqdam, Wabup Sidoarjo Himbau Masyarakat Guyup Rukun Jelang Pilkada 2024

27 April 2024 - 18:34 WIB

Rekruitmen Panwascam Pilkada 2024, Bawaslu Bangkalan : Masih Menunggu Penilaian Bawaslu RI

27 April 2024 - 17:28 WIB

Gelar Wisuda Ribuan Mahasiswa, Rektor UTM: Proses Masih Panjang

27 April 2024 - 12:42 WIB

Apresiasi Launching Portal Satu Data Diskominfo, Pj Bupati Berharap Bangkalan Bisa Menjadi Smart City 

27 April 2024 - 10:27 WIB

Trending di LINGKAR UTAMA