Beredar Video Khofifah Debat dengan Panwascam, Ini Komentar Tim Relawan

Cuplikan video saat Khofifah debat dengan Panwascam

SIDOARJO, Lingkarjatim.com – Baru-baru ini beredar video yang isinya adalah calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sedang berdebat dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Desa Pagerwojo Sidoarjo.

Tidak jelas sumber permasalahan dari debat tersebut. Dalam video yang berdurasi 3.51 menit itu diawali dengan Cagub Khofifah yang meminta anggota Panwascam yang tidak diketahui namanya itu menulis bahwa lokasi di Musholla.

“Ayo tulis ini di Musholla nanti saya foto ini bukan di Musholla, kita adu data,” ujarnya.

Perdebatan terus berlanjut, anggota Panwascam berusaha menjelaskan namun Khofifah tetap bersikukuh meminta anggota Panwascam menulis yang ia minta.

“Ayo tulis disini juga nama dan nomor KTP sampean, nanti saya laporkan,” kata Khofifah.

Akhirnya, anggota Panwascam yang sudah mulai tersudut meminta Khofifah untuk melanjutkan kampanye kembali. Namun lagi-lagi khofifah tetap meminta anggota Panwascam itu untuk menulis di buku yang dipegangnya.

Menanggapi persoalan itu Kordinator Forum Relawan Khofifah-Emil Jawa Timur, Ahmad Yani Elbanis menilai bahwa apa yang dilakukan anggota Panwascam tersebut tidak beretika.

“Ini kan masalahnya hanya karena lokasi apakah di Musholla atau di pinggir jalan,” ujarnya, Selasa (15/5/2018).

Saat itu Khofifah sudah menjelaskan bahwa lokasinya bukan di Musholla atau ditempat beribadah.

“Saya kira apa yang dilakukan Panwas itu tidak pada tempatnya, kurang etislah,” imbuhnya.

Ia meminta agar anggota Paswascam jangan memancing-mancing calon dan memutarbalikkan keadaan.

“Mereka sengaja cari gara-gara untuk memancing,” tuturnya.

Untuk itu ia menghimbau agar semua relawan agar siaga 1 untu mengantisipasi gerakan pembunuhan karakter dengan berbagai cara.

“Tolong Ibu Khofifah tidak dibebani masalah-masalah seperti gini, cukup relawan pasang badang hadapi mereka,” pungkasnya.

Sayangnya pihak Panwaslu Kabupaten Sidoarjo enggan menanggapi persoalan tersebut. Begitupun dengan Bawaslu Jawa Timur, baik Ketua Bawaslu Jatim Moh Amin maupun Komisionernya saat dihubungi tidak merespon. (Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here