Ra Latif Dukung Reaktivasi Jalur Kereta Api Madura

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Disela-sela padatnya acara yang sudah menjadi jadwal pasangan calon Bupati Bangkalan 2018-2023 KH Abdul Latif Amin Imron dan Mohni di penghujung tahun 2017 ini, masih sempat menyampaikan beberapa pandangan dan pemikirannya tentang beberapa persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Salah satunya tentang persoalan kemacetan lalu lintas diruas jalur utama Madura, mulai dari kemacetan ruas jalan akibat pasar tumpah dibeberapa titik jalur utama Madura sampai dengan penyebab kemacetan yang disebabkan karena adanya penumpukan aktifitas ekonomi masyarakat disepanjang jalur utama Bangkalan-Sumenep .

Ra Latif sangat mendukung rencana pemerintah pusat untuk melaksanakan program menghidupkan kembali ( reaktivasi ) jalur kereta api Madura mulai dari Kamal sampai Sumenep .

“Ada beberapa keuntungan mendasar yang bisa dinikmati oleh masyarakat madura dengan beroperasinya kembali kereta api di pulau madura,” ujarnya, Kamis (28/12/2017).

Keuntungan pertama kata dia, dapat meminimalisasi kemacetan diruas jalur utama jalan raya antar kabupaten di Madura akibat semakin bertambahnya jumlah kendaraan bermotor dipulau Madura dan jumlah kepadatan penduduk yang berkembang pesat.

“Kedua, aktifnya  jalur kereta api ini dapat menumbuhkan titik titik pertumbuhan ekonomi baru dijalur yang dilalui oleh kereta api tersebut, sehingga tidak terjadi penumpukan aktifitas ekonomi seperti yang saat ini terjadi dan menjadi salah satu faktor kemacetan dijalan raya,” ucapnya.

keuntungan ketiga lanjut Ra Latif, yang dapat dirasakan oleh masyarakat madura adalah rendahnya biaya angkut barang- barang kebutuhan pokok untuk masyarakat ujung timur pulau madura yang didatangkan dari pulau jawa ( Surabaya ) karena biaya angkut melalui jasa kereta api jauh lebih murah dan tepat waktu dibandingkan memakai jasa angkutan yang lain.

“Keempat keuntungan yang akan dirasakan adalah mudahnya angkutan hasil bumi dan hasil pertanian masyarakat Madura yang akan dijual kepasar pasar di Surabaya ataupun dipasar antar kabupaten di Madura akan segera dirasakan,” katanya.

Keuntungan kelima menurut Ra Latif, bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten  Bangkalan khususnya masyarakat Kamal yang selama ini usahanya gulung tikar akibat sepinya pelabuhan kamal sejak beroperasinya jembatan Suramadu dipastikan akan bangkit jika kereta api beroperasi kembali .

Bahkan bagi pemerintah Kabupaten Bangkalan hal ini adalah sebuah solusi untuk mengurai pembangunan secara menyeluruh dan dipastikan akan menjadi potensi PAD bagi pemerintah dari sektor aktifitas ekonomi di pelabuhan Kamal.

“Masyarakat yang memiliki bangunan dijalur jalur kereta api tidak perlu khawatir akan digusur karena sesuai dengan perencanaan dan konsep tata ruangnya reaktivasi jalur kereta api madura akan memakai jalur yang baru,” pungkasnya. (Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here