Lagi, Satu Buronan Begal Ditembak Mati Polisi Bangkalan

Sesaat setelah Rizal ditembak mati polisi

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Satu lagi pelaku begal atas nama Rizal Arisandi (30) di tembak mati oleh petugas kepolisian. Rizal masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) berdasarkan rilis beberapa hari yang lalu.

Penembakan bermula saat Rizal mengendarai truk berwarna hijau menuju Surabaya dari Desa Jaddih, Socah, Bangkalan. Saat itu petugas sudah membuntuti Rizal. Curiga merasa diikuti oleh mobil dibelakang akhirnya Rizal putar balik.

Tidak mau kehilangan buruannya akhirnya petugas memberikan peringatan kepada Rizal. Namun, Rizal tidak menghiraukan peringatan tersebut. Sehingga ban belakang truk yang ia  kendarai rusak habis.

Walaupun sudah diberi peringatan oleh polisi Rizal tidak menghiraukan. Akhirnya polisi yang dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan Jeni Al-Jauza menghadang laju truk tersebut dengan mobil Avanza.

“Kejadiannya tadi sore sekitar pukul 14:00 Wib di daerah Sendang Dajah,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Bobby Pa’ludin Tambunan di RSUD Syamrabu Bangkalan, Jumat (21/9/2018).

Tidak hanya itu Kapolres asal Medan itu mengatakan Rizal Arisandi turun dari truk dengan membawa sebilah pisau untuk melawan petugas. Karena berusaha kabur dan melawan petugas dengan pisau akhirnya petugas memberikan tembakan tepat di dadanya.

“Rizal meninggal dunia ketika perjalanan menuju   rumah sakit Bangkalan,” ungkapnya.

Rizal juga menjadi DPO di Polrestabes Surabaya dengan kasus pencurian dengan  kekerasan. Hal itu diketahui berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Polrestabes.

Kapolres juga menyampaikan bahwa jumlah TKP dengan pelaku Rizal mencapai puluhan.

“Pelaku ini tidak segan-segan melakukan sabetan dengan celurit terhadap korbannya jika ia melawan dan  tidak mau  memberikan barangnya,” katanya.

Perlu diketahui bahwa Rizal Arisandi merupakan buronan polisi dengan delapan DPO yang sudah di rilis beberapa waktu lalu. “Saya menghimbau kepada enam DPO lainnya untuk menyerahkan diri dan mengikuti proses hukum yang ada,” pintanya. (Zan/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here