KPU Bangkalan Akan Kroseck Ulang DPT Pemilu 2019

Rapat koordinasi tentang pencermatan dan penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan partai politik (Parpol), Bawaslu Bangkalan dan seluruh PPK se-Bangkalan.

BANGKALAN, lingkarjatim.com– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan melakukan rapat kordinsai tentang pencermatan dan penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan partai politik (Parpol), Bawaslu Bangkalan dan seluruh PPK se-Bangkalan, Senin (10/09/2018) di aula KPU, jalan Re Martadinata.

Rapat kordinasi itu dilakukan karena ada usulan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui KPU RI tentang DPT yang berpotensi ganda.

Ketua KPU Bangkalan Fauzan Jakfar mengatakan, tidak ada niat kesengajaan dari penyelenggara menyajikan data yang tidak akurat.

“Bahkan bagi kami ini beriktikad baik untuk menyajikan data yang benar-benar akurat, dan tidak ada niat kesengajaan dari kami demi kepentingan tertentu,” terang Fuzan.

Menurut Fauzan, potensi ganda yang lagi ramai dianggap tidak masuk akal, khususnya di Bangkalan. Akan tetapi KPU tetap menindaklanjuti berdasarkan surat edaran dari KPU RI.

“kami akan melakukan kroscek di lapangan, dalam rangka penyempurnaan DPT yang berpotensi ganda, ini akan menyadarkan kami bahwa data yang disajikan KPU itu akurat apa tidak,” paparnya.

Sementara lanjut Fauzan, waktu yang diberikan hanya tiga hari untuk mengkroscek DPT yang sudah ditetapkan.

Namun ujar dia, pada tanggal 13 september 2018, KPU akan melakukan rapat pleno kembali. Karena bukan tidak mungkin hasil kroscek di lapangan ada temuan DPT yang ganda.

“kalau nantinya ada temuan, itu akan merubah DPT kita, sehingga perlu dilakukan rapat pleno kembali,” jelasnya.

Selain itu Fauzan juga berharap kepada seluruh parpol untuk ikut serta melakukan kroscek di lapangan.

Artinya, tidak hanya melaporkan potensi DPT ganda, akan tetapi juga ikut serta melihat ke lapangan.

Bahkan Fauzan tidak mempersoalkan siapa yang melaporkan, meskipun ketika penetapan DPT yang melaporkan potensi Ganda hanya PKS.

“Setelah laporan ada potensi ganda, setelah itu lepas tangan, itu kan memberi masalah ke kami, walaupun tidak masuk akal seperti di kecamatan Modung, DPT nya 30 ribuan yang ganda sampai 93 ribuan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPD PKS Bangkalan Didin Subagya mengatakan, bahwa DPD PKS Bangkalan belum pernah menyetorkan hasil perbaikan. Bahkan dirinya mengaku kaget mendengar ada data potensi ganda sampai 250 ribu.

Bahkan dia mengaku sependapat dengan KPU bangkalan, bahwa data tidak masuk akal.

“Nanti kita akan konfirmasi kembali, mungkin ada miss komunikasi, sama sekali kami tidak pernah merasa memberikan data,” ujarnya. (Zan/Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here