Anggota DPRD Jatim Keluhkan Pelayanan Bank Jatim Bangkalan, Ini Sebabnya

Mahfud, Anggota DPRD Jatim

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Salah satu nasabah Bank Jatim di Kabupaten Bangkalan keluhkan pelayanan. Keluhan itu datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur.

Mahfud, Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil Madura mengatakan, pelayanan Bank Jatim Cabang Bangkalan milik BUMD Provinsi Jawa Timur Dan Kabupaten Bangkalan tidak maksimal dan terkesan buruk.

“Bank Jatim ini salah satu BUMD yang dimiliki Jawa Timur dan Bangkalan, Pelayanannya sangat buruk sekali khususnya Bank Jatim yang ada di Bangkalan,” ucap Mahfud (25/01/2018).

Rata- rata lanjut Mahfud, Seluruh Bank biasanya tutup pada Jam 04:00, Namun di Bangkalan Jam 02:00 Bank Jatim Sudah Tutup, “Biasanya kan jam 3 atau jam 4 itu tutupnya. Saya tanya ke satpam nya pak fauzi namanya emang aturannya seperti itu katanya,”

Disamping itu lanjut Mahfud, keluhan itu tak datang dari dirinya saja, melainkan masyarakat banyak menyampaikan laporan terkait pelayanan yang kurang maksimal, “Teler hanya satu yang melayani, itu tak hanya satu kali, tapi sering dikeluhkan termasuk saya, banyak laporan dan keluhan, ada yang ngurus lewat belakang dan itu lebih cepat dari pada yang antri,” ucapnya.

Sebagai anggota Komisi C lanjut Mahfud, dirinya beserta rekan komisi berulang kali memberikan peringatan agar pelayanan dimaksimalkan.

“Saya sebagai salah satu anggota komisi c yang notabene bank Jatim itu adalah mitra kerja kami. Sudah berkali-kali kami memberikan masukan dan peringatan supaya pelayanan bank Jatim itu maksimal kepada masyarakat,”jelasnya

Sementara Irma, karyawan Bank Jatim Cabang Bangkalan Bidang Pelayanan Nasabah mengatakan bahwa Bank Jatim di Bangkalan Buka sejak pagi hingga sore (08.00-15.00 WIB) ,” Kita Pagi buka sampai jam tiga sore, kalau tutup jam dua itu gak bener,” ucapnya.

Sedangkan untuk pelayanan lewat belakang, Irma menuturkan bahwa itu dilakukan untuk nasabah yang ada keluhan dan tidak bisa ditangani dipelayanan utama, ” penarikan itu di depan semua. kalau dibelakang cuma keluhan atau masalah yang tidak bisa dilayani oleh teler didepan,” ungkapnya.

Untuk pelayanan dipintu utama, Irma mengaku menyediakan dua orang, namun satunya ada yang istirahat, ” Kalau siang gantian istirahat,” tutupnya. (zan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here