Warga Kepatihan Tanyakan Lagi Dugaan Pungli PTSL ke Kejari Sidoarjo

Sutaji Warga Kepatihan saat Datangi Kajari Sidoarjo

SIDOARJO, Lingkarjatim.com – Kesekian kalinya warga asal Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo. Ia datang mempertanyakan kasus pungli program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaporkan 27 Maret 2018 lalu.

“Laporan saya dari tahun 2018 lalu, sampai hari ini surat yang saya kirim belum ada kejelasan dan penanganan dari Kejari,” kata Sutaji warga Desa Kepatihan, saat mendatangi Kantor Kejari Sidoarjo, Kamis (11/7/2019).

Ia berharap pada pihak penegak hukum Kejaksaan Negari, untuk merespon dan menindaklanjuti atas laporan ini. Bahkan, ia sudah menyerahkan dua alat bukti, untuk pihak yang diduga melakukan pungli PTSL yang ada di desanya.

“Jangan sampai tindakan dugaan pungli yang ada dalam pelaksanaan PTSL tahun 2017 menjadi hal yang lumrah. Saya berharap kepada Kejari untuk segera memberi status,” paparnya.

Olehnya karenanya, kata Sutaji ia sangat berharap banyak pada penegak hukum Kejaksaan Negari Sidoarjo untuk memberi arahan dan jawaban yang jelas atas kasus pungli ini.

“Tolong pak Kejaksaan Negari Sidoarjo tindak lanjuti kasus ini biar selesai,” tukasnya.

Perlu diketahui, kasus dugaan pungli di Desa Kepatihan terjadi tarikan uang 500 ribu untuk pembuatan akte tanah yang dilakukan oleh panitia PTSL sebanyak 536 berkas warga yang kepemilikan tanahnya di atas tahun 1997. (Mam/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here