Sudah Sembilan Bulan Jembatan Ambruk di Pragaan Sumenep Belum Diperbaiki

Jembatan penghubung alternatif yang dibuat warga

SUMENEP, Lingkarjatim.com – Jembatan ambruk yang sudah setahun berada di perbatasan antara Desa Pakamban Daya dengan Desa Sentol Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga kini ternyata masih belum diperbaiki.

Jembatan tersebut ambruk pada bulan Maret 2018 lalu. Sebagai jalan alternatif untuk menyeberang, saat ini masyarakat setempat membuat jembatan dari bambu. Sehingga, masyarakat memanfaatkan jembatan alternatif terbatas itu untuk menyebrang melewati jurang yang cukup dalam.

“Sudah satu tahun jembatan ini ambruk, tapi tidak ada respon dari pemerintah,” Kata warga setempat, Zaini, Jumat (9/11).

Menurut Zaini, jalan alternatif dari bambu yang di manfaatkan oleh warga sebenarnya sangat membahayakan. Lebih-lebih ketika memasuki musim hujan seperti saat ini, biasanya volume air yang ada di sungai tersebut meningkat hingga meluap keatas jembatan.

Bahkan menurut Zaini, sempat juga ada seorang warga yang hendak melintas menjadi korban hingga di rawat di rumah sakit.

“Mestinya pemerintah sigap menangani, sudah satu tahun masyarakat mempertaruhkan nyawa setiap melewati jembatan alternatif itu. Kami berharap semoga pemerintah mendengar keluhan kami,” Tukasnya.

Hendak dikonfirmasi terpisah, Plt. Dinas PU Bina Marga Sumenep, Moh. Jakfar saat dihubungi melalui sambungan telponnya tidak aktif dengan nomor sedang dialihkan. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telephonnya nada sambungnya berbunyi namun tidak diangkat. (Lam/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here