Menu

Mode Gelap

LINGKAR UTAMA · 1 Jul 2024 16:41 WIB ·

Ketua PPS Desa Plampaan Dilaporkan Anggotanya ke KPU Sampang


Ketua PPS Desa Plampaan Dilaporkan Anggotanya ke KPU Sampang Perbesar

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Plampaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur dilaporkan anggotanya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Senin (1/7/2024).

Pantauan media ini, kedatangan anggota PPS itu didampingi sekretarisnya Pausi, Ahmad Abbas Fauzi Romadhon dan Badri sebagai Staf Kesekretariatan. Mereka juga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam tahapan pelaksanaan Pilkada mendatang.

“Kedatangan kami ke kantor KPU ini karena mengadu ke PPK Kecamatan Camplong tidak ada tindak lanjut, jadi khawatir ada kongkalikong,” tutur Pausi Sekretaris PPS Desa Plampaan, Senin (1/7/2024).

Tidak hanya itu, keberadaan kantor PPS Plampaan tidak diketahui oleh tiga seorang sekretariat dan satu anggota PPS sebab tidak ada musyawarah antar sesama. Tahu keberadaan kantor PPS tersebut setelah ada undangan pelantikan pantarlih pada Senin (24/6/2024) kemarin.

“Selama ini kami tidak dilibatkan dalam segala tahapan, seperti pendaftaran atau tahapan pembentukan pantarlih,” imbuhnya.

“Untuk Pantarlih itu kami tahu setelah ada undangan pelantikan dirumah Ketua PPS, Kantor PPS dirumah ketua,” timpalnya.

Lebih lanjut, kata dia, sebelum datang ke KPU Sampang pada Kamis (27/6) kemarin mereka sudah mengadu ke PPK, tanggapan PPK akan memanggil ketua PPS-nya.

“Kata PPK kalau sudah dipanggil mau dikabari, cuma sampai hari ini tidak ada tanggapan dari PPK,” tambahnya.

Sementara, Ketua KPU Sampang Aliyanto mengatakan, informasi yang disampaikan anggota PPS, kesekretariatan merupakan informasi awal, sehingga harus dikroscek terlebih dahulu.

“Tadi kalau yang disampaikan karena kurang komunikasi dengan 2 PPS lainnya, juga pada saat pembentukan pantarlih kesekretariatan dan anggota PPS katanya tidak dilibatkan,” ujarnya.

Dengan informasi tersebut, KPU Sampang dalam Minggu ini akan memanggil PPK Kecamatan Camplong untuk mengkroscek ke lapangan, setelah itu tiga orang PPS akan kita panggil seperti apa kejadian dan fakta yang sebenarnya.

“Intinya secara aturan tiga anggota PPS dan kesekretariatan ini dalam tahapan Pilkada harus bersinergi,” tutupnya. (Jamaluddin/Hasin)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Didukung Beberapa Tokoh dan PCNU di Jawa Timur, Cicit Syaichona Cholil Bangkalan Berpeluang Memimpin PWNU Jatim

22 July 2024 - 10:32 WIB

Baru Seumur Jagung, Gedung Pasar di Desa Banyumas Mulai Retak

22 July 2024 - 09:08 WIB

Usai Dilantik, Ketua PMII Sidoarjo Janji Tingkatkan Kapasitas Setiap Kader

20 July 2024 - 19:21 WIB

Tingkatkan Literasi Media, PWI Sidoarjo Gelar Ngaji Jurnalistik Santri

18 July 2024 - 14:48 WIB

Jembatan Penghubung Dua Desa di Candi Sidoarjo Ambruk

16 July 2024 - 17:43 WIB

Mahasiswa Unipra Surabaya Datangi KPU Jatim, Ini Tujuannya

15 July 2024 - 19:20 WIB

Trending di LINGKAR UTAMA