Mall Pelayanan Pamekasan Hanya Menyatukan Perizinan di Satu Tempat, Soal Kecepatan, Nanti Dulu!

Kepala Seksi (Kasi) Perijinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pamekasan, Khoirul Komar

PAMEKASAN, Lingkarjarim.com – Layanan pengurusan izin usaha di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sangat lamban. Penilaian ini berdasar keluhan Marliansyah Warga Desa Montok, Kecamatan Larangan.

Sejak 10 Januari lalu, pemuda 30 tahun ini, mengurus verifikasi izin adminkatrasi lewat Mall Pelayanan Terpadu. Namun sampai akhir Januari, verifikasi tak kunjung selesai. 

Marliansyah sangat kecewa dengan proses yang lamban itu. Sebab tidak sesuai dengan program prioritas 100 hari Badrut Tamam sebagai Bupati Pamekasan yang ingin mempermudah segala perizinan satu pintu lewat Mall pelayanan terpadu.

“Yang ingin saya tanyakan apa memang program itu hanya sekedar kamuflase saja atau bagaimana,” ungkapnya.

Menyikapi keluhan itu, Kepala Seksi Perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pamekasan Khoirul Komar menjelaskan bahwa lama proses verifikasi administrasi itu 12 hari kerja.

Baca Juga :  Agar Pembangunan Tak Terbengkalai, DPRD Pamekasan Didesak Segera Tetapkan APBD Perubahan

“12 hari itu akan selesai apabila berkasnya lengkap, tapi apabila tidak lengkap maka ditolak dan akan mengulang dari awal lagi,” paparnya.

Menurut Komar, warga yang mengajukan verifikasi administrasi bisa mengecek status ditolak atau diterima melalui website Dinas Perijinan.

“Kalau pelayanan cepat atau tidaknya itu tidak ada kaitannya dengan Mall Pelayanan Publik, karena adanya Mall Pelayanan Publik ini tujuannya untuk mempersatukan semua jenis pelayanan,” kata Khoirul. (Supyanto Efendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here