Sebut Banyak Caleg Tidak Paham Aturan Kampanye, Bawaslu: KPU Harus Cepat Sosialisasi

Acara deklarasi Pemilu damai tahun 2019 di SGB

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Tahapan kampanye untuk Pemilu dan Pilpres tahun 2019 sudah dimulai. Jangka waktu kampanye yang cukup panjang membuat penyelenggara termasuk Bawaslu harus bekerja ekstra.

Salah satu tantangan yang akan dihadapi Bawaslu mengawasi kampanye yang dilakukan oleh para Calon Legislatif (Caleg). Pasalnya banyak Caleg yang belum mengetahui aturan kampanye.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Bawaslu Bangkalan saat menggelar acara deklarasi Pemilu 2019 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Minggu (23/9/2018) pagi.

Sebagai ketua Bawaslu dirinya sudah meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangkalan untuk segera melakukan sosialisasi tentang kampanye. Sebab, kampanye tahun ini ada unsur citra diri.

“Citra diri itu kan sangat multi tafsir dan sangat beragam, jadi kalau calon atau parpol mencitrakan dirinya itu sudah masuk kategori kampanye,” ujar mantan jurnalis itu.

Menurutnya sangat berbeda dengan Pemilu tahun 2014 silam, yang mana harus ada unsur komulatif. Yakni, visi-misi, ajakan mencoblos atau ada gambar identitas. Tetapi menurutnya kalau sekarang tidak demikian.

“Ada visi misi, program dan citra diri dan tidak berlaku komulatif jika salah satunya masuk unsur maka itu bisa dikatakan kampanye,” ujarnya.

Selain itu juga akan mengawasi kampanye di media baik itu cetak atau elektronik bahkan di media sosial.

“Nantinya kita akan melakukan rakor dengan KPU beserta awak media membicarakan masalah tersebut,” katanya.

Setiap kampanye kata Mustain harus dilaporkan terlebih dahulu. Menurutnya hal ini yang sering disepelekan dengan tidak melaporkan kepada pihak Polres dan ke KPU dengan surat tembusan ke Bawaslu.

“Tetapi melihat kemampuan kita sampai level desa kita bisa memantau kampanye setiap caleg-caleg itu,” terangnya. (Zan/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here