Ojol Bonceng Siap Ngaspal di Bangkalan

Driver Bonceng Bangkalan foto bareng di SGB

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Aplikasi transportasi online bernama Bonceng resmi diperkenalkan di Kabupaten Bangkalan, Jum’at (15/11). Aplikasi karya anak bangsa itu siap meramaikan pencarian sarana transportasi melalui smartphone.

CO Bonceng Jawa Timur, Nizar Zahro menyampaikan, ada beberapa hal yang membedakan layanannya dengan transportasi online lain (Go-Jek dan Grab). Salah satunya adalah bebas potongan atau pun beban biaya transaksi kepada driver.

“Driver cukup memenuhi persyaratan untuk bisa online agar dapat menerima order. Setiap order transaksi yang terjadi, sepenuhnya menjadi milik driver,” kata dia

Lebih lanjut, Nizar juga menjelaskan perbedaan tarif Bonceng dengan aplikasi lain. Tarif yang dikenakan bukan lagi per kilometer perjalanan, melainkan harga cluster berdasar radius jarak perjalanan yang dikelompokkan dalam beberapa harga yang bulat. Mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 15.000, Rp 20.000 dan seterusnya.

Baca Juga :  Sistem Penghitungan Suara "Sainte Lague Murni" Dinilai Memberangus Partai Kecil

Selain itu, lanjut dia, hal lain yang menjadi pembeda antara Bonceng dengan aplikasi lain adalah konsumen dapat memesan layanan penjemputan sesuai dengan waktu yang diinginkan hingga tujuh hari ke depan.

“Konsumen bisa memesan lebih awal sesuai jam yang diinginkan. Contohnya, bila konsumen hendak pergi ke sebuah tujuan pada pukul 10.00 WIB, mereka bisa memesan beberapa jam sebelumnya. Ketika waktunya berangkat, konsumen tidak perlu sibuk memesan dan menunggu jemputan dalam waktu yang cukup lama,” lanjut dia.

Nizar juga menyampaikan, untuk meningkatkan pelayanan dan keamanan, Bonceng juga memiliki panic button dengan ikon lonceng pada saat perjalanan.

“Bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, konsumen tinggal menekan tombol tersebut dan akan langsung terkoneksi dengan kantor polisi, layanan ambulans, hingga kontak kerabat terdekat,” ujar dia.

Baca Juga :  Dimakamkan di Kompleks Pasarean Sunan Cendana, Kelauarga Tak Tahu Nizar Zahro Sakit

Ketika ditanya Kenapa namanya Bonceng? zahro mengklaim ingin membuat brand yang tidak terbebani dengan istilah kebarat-baratan dan dapat menunjukkan jati diri asli Indonesia.

“Warna dominan dari jaket dan helm pengemudi adalah warna merah dan putih, cukup nasionalis,” ucap dia.

Di Bangkalan, sejak membuka pendaftaran calon pengemudi pada tanggal 11 November lalu, Bonceng sudah memiliki lebih dari 95 pengemudi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang siap melayani masyarakat Bangkalan.

Kepada para calon driver yang ingin bergabung dengan Bonceng dapat mendaftarkan diri dengan melakukan beberapa tahapan.

Pertama, mendaftar melalui aplikasi atau website bonceng.id, kemudian calon driver akan terlebih dahulu diverifikasi dokumen, disusul dengan pembekalan, sebelum akhirnya driver bisa aktif mencari konsumen. (Moh Iksan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here