Legislatif Sambut Baik Pengadaan IPAL di 11 Puskesmas, Ini Alasannya

Nur Hasan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Rencana pengadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di 11 Puskesmas di Kabupaten Bangkalan mendapatkan sambutan baik dari legislatif.

Rencana pengadaan IPAL itu didukung oleh Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan. Dirinya menyambut baik rencana itu sepanjang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Sebab, kata politisi PPP itu jangan sampai para pejabat lalai dan melakukan pembiaran dalam melaksanakan amanah sesuai dengan perundang-undangan.

“Saya mendukung semangat untuk patuh terhadap perundang-undangan,” katanya, Rabu (07/11/2018).

Dirinya akan mengukur tingkat skala prioritas program pelayanan dasar kesehatan terlebih dahulu. Tetapi jika program tidak terlalu prioritas dan tidak begitu efektif terhadap pelayanan dasar maka nanti akan dievaluasi.

Bahkan ia menjelaskan sepanjang menjadi aturan dan mempertimbangkan skala prioritas dan urgensinya akan mencoret program yang tidak terlalu dibutuhkan.

“Saya akan memenuhi terlebih dahulu kebutuhan yang dianggap dasar itu, saya optimis 11 Puskesmas itu akan dicarikan anggaran kalau tidak mencukupi pada saat ploting anggaran di Bappeda,” ujarnya.

Sejauh ini salah satu dari 11 Puskesmas yang sudah memiliki IPAL tidak dikelola dengan baik. Hal itu ditemukan ketika LSM Jaka Jatim melakukan investigasi pada tahun 2017 lalu dan hasilnya sudah dilaporkan kepada polisi.

Menanggapi hal itu, Nur Hasan mengatakan setiap orang suka menganggarkan dan membuat rencana tetapi susah dalam tingkat implementasi dan peralatan. Hal itu kata wakil rakyat asal Galis itu menjadi urusannya.

Dirinya akan memerintahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk membuat SOP standar IPAL seperti apa. Jangan sampai kepala Puskesmas mengabaikan fungsi IPAL dengan alasan anggaran. Baginya alasan itu dianggap alasan yang tidak masuk akal.

Jika nantinya ada kepala Puskesmas tidak mengoperasikan IPAL sesuai dengan SOP maka pria berkecamata itu akan perintahkan Kepala Dinas untuk memutasi. “Berarti beliau itu tidak becus mengelola IPAL,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Dinas Kesehatan Sudiyo berjanji akan menganggarkan pengadaan IPAL untuk 11 Puskesmas di Bangkalan. “Tahun 2019 sudah lengkap karena sudah dianggarkan,” ujarnya. (Zan/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here