Ini Klarifikasi RSUD Soal Beredarnya Kabar Kuret di Media Sosial

Suasana RSUD Syamrabu Bangkalan.

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan mengklarifikasi beredarnya kabar di media sosial tentang seorang ibu yang menjalani kuret.

Kabar yang beredar di media sosial itu menyebut bahwa ada seorang ibu yang keguguran dan menjalani kuret di RSUD Syamrabu. Setelah ditangani oleh dokter spesialis, pihak medis menyampaikan bahwa proses kuret sudah dan janin sudah di keluarkan.

Suami pasien pun diminta menguburkan janin tersebut dan pada jam 11 pasien pulang. Namun jam 14.00 ada janin yang keluar. Suami pasien pun bingung dan akhirnya mengutus saudaranya untuk konfirmasi dan mengklarifikasi terkait kejadian yang dialami istrinya. Tenaga medis di RSUD bilang mungkin anakanaknya kembar.

Menanggapi kabar tersebut Wakil Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan sekaligus Ketua IDI Bangkalan dr. Farhat Surya Ningrat mengatakan, bahwa pelayanan yang diberikan RSUD sudah sesuai dengan standar oprasional prosedur (SOP) kuret.

Menurut Farhat, yg juga dokter spesialis yang menangani pasien tersebut sudah sesuai dengan SOP. Namun ada kesalahan dalam komunikasi yang ditangkap pasien, sebab kuret itu tidak selesai satu kali, bisa saja dua dan tiga kali kuret.

“Karena kuret itu kadang tidak bisa sekali, kalau ada kesulitan pada saat kuret, takut rahimnya jebol atau yang lain-lain maka disarankan untuk kontrol lagi dan diberikan obat. Tapi belum masanya kontrol, ternyata keluar sisa janinnya itu. Dan itu sebenarnya bagus tidak perlu di kuret lagi,” Jelas dia, Jumat (19/7/2019).

Setelah pasien kembali ke RSUD untuk kontrol, kejadian tersebut sudah terselesaikan, artinya pasien sudah menerima semuanya sehingga tidak ada masalah lagi.

“Ini juga menjadi bahan evaluasi kami. Jadi kami sekarang sudah terbuka, silahkan kalau ada kritik dan saran sampaikan langsung ke kami. Kami minta maaf, jika ada kesalahan dalam hal komunikasi, paparnya

Oleh karena itu pihaknya berharap masyarakat tidak salah menanggapi kabar yang beredar di media sosial tersebut. Sebab, pihak RSUD memiliki SOP untuk menjalankan pelayanannya, termasuk pelayanan kuret tersebut. (Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here