Eskalator Bangkalan Plaza Makan Tiga Korban Sekaligus, Jari Anak Ini Nyaris Putus

 

Korban Terjepit Eskalator Bangkalan Plaza, Jari Nyaris Putus 

BANGKALAN, Lingkarjatim.com– Naas nasib keluarga Zainal Abidin (45), karena istrinya Adistin Diah Febrianti (35) terjepit eskalator di Mall Bangkalan Plaza (Banplaz) bersama dua anaknya.

Adistin Diah Febrianti harus dijahit kakinya sebanyak 15 jahitan, sementara anak bungsunya, Hamilia Rahma Kumala (3,5) jari-jari di jempol kakinya harus dioperasi.

Sementara Ummu Farah (8) tidak apa-apa, setelah dibawa ke UGD RSUD ternyata hanya luka-luka ringan.

Peristiwa itu terjadi ketika Zainal Abidin bersama keluarganya ingin belanja baju ke Banplaz tadi malam Sabtu (12/05/2018) pukul 8.30 WIB. Sesampainya di eskalator, Zainal Abidin bertanya kepada petugas satpam karena eskalatornya mati.

Karena banyak orang yang menggunakan alat itu akhirnya dirinya mengikuti dan sampai di lantai 2 tempat baju.

“Ya kalau sedang perbaikan kan tidak boleh digunakan, tetapi banyak orang yang lewat disitu,” terangnya.

Karena tidak menemukan baju yang cocok akhirnya Zainal Abidin dan keluarganya turun untuk berbelanja di Hypermart untuk belanja isi kulkas di rumah.

Setelah mau turun dari lantai 2, akhirnya eskalator hidup kembali, dan Zainal Abidin menggandeng anaknya. Setalah mau sampai ke bawah ternyata sepatu anaknya terjepit pada bagian eskalator yang berwarna kuning.

“Itu kan yang bertanda kuning kan sudah menganga keatas, itu kan tidak rapi, bahkan biji jagung aja kalau di mall-mall Surabaya tidak bisa lewat, ini kan tidak masuk akal,” jelasnya.

Bahkan, menurut pengakuan Zainal sandal dan sepatu anak dan istrinya putus karena terjepit. “Iya itu mas kejepit disitu semua, tiga-tiganya kejepit semua,” ujarnya.

Pria asal Mlajah ini bersyukur ada orang yang mematikan mesin eskalator tersebut.

“Yang bantu mematikan eskalator itu bukan petugas satpam disitu bahkan orang lain, semenjak tadi malam sampai sekarang pihak Banplaz tidak ada (kabar) apa-apa, tapi kabarnya sudah dipanggil sama polisi,” tuturnya. (zan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here