Menu

Mode Gelap

LINGKAR UTAMA · 23 Jul 2017 04:05 WIB ·

Unik, Di Surabaya Ada Mie Akhirat Berasa Surga dan Neraka


Unik, Di Surabaya Ada Mie Akhirat Berasa Surga dan Neraka Perbesar

Foto : Lokasi Mie Akhirat yang berada di Surabaya. (foto diambil dari http://gebrokenruit.blogspot.co.id)

SURABAYA, Lingkarjatim.com – para penggemar kuliner tentu tidak akan bisa melewatkan keunikan warung berada di Surabaya ini. Pasalnya, Tempat yang menyediakan makanan ringan ini membuat pemasaran. Ada Mie Akhirat. Lokasi warung mia akhirat tersebut berada di Jalan Citarum no.2 Surabaya, Jalan Medokan Ayu no.21 Surabaya.

Bagi kalian penggemar makanan berbahan dasar mie atau bercitarasa pedas tak ada salahnya untuk mampir ke Mie Akhirat. Iya, Mie Akhirat, dari namanya saja sudah terkesan unik ya. Mengusung tagline “Nikmatnya Surga, Pedasnya Neraka”, selain nikmat makanan disini serba pedas.

Menurut para pengunjung lokasi mie akhirat tersebut untuk ber-uji nyali merasakan pedasnya menu yang ditawarkan di tempat ini. Kami memutuskan untuk memilih Mie Akhirat yang berlokasi di Jaalan Citarum 2. Lokasinya mudah dijangkau karena dekat dengan Masjid Al-Falah, Kebun Binatang Surabaya, serta Taman Bungkul. Kendati mengambil tempat yang tidak begitu ramai dilintasi kendaraan, tempat makan satu ini tak pernah berhenti dibanjiri pengunjung.

Tampak banyak meja dan kursi yang disediakan di Mie Akhirat. Semua pemesanan dilakukan di kasir, jadi sekalian dibayar langsung. Setelah membayar pesanan, aku dikasih nomor tunggu pesanan. Di kasir, tampak tampilan berbagai macam menu yang menggoda selera makan kita. Mayoritas menu olahan mie, disini mie-nya terbagi dalam dua jenis. Mie berwarna kehitaman untuk Mie Neraka dan mie berwarna putih untuk Mie Surga. Selain mie, masih ada menu olahan nasi, dim sum, aneka kudapan dan masih banyak lagi.

Untuk kepedasan makanannya dapat disesuaikan dengan selera masing-masing. Tersedia mulai dari level 1 hingga level 10, dimana satu levelnya itu setara dengan 5 cabai. Akhirnya kami memutuskan untuk memesan menu: Mie Neraka Kuah Level 6, Mie Ramen Surga Level 3 dan Mie Surga Kering Level 6. Hanya aku sendiri yang memesan Level 3, kedua temanku berani untuk mencoba yang Level 6.

Cukup lama memang menu yang kami pesan tersaji di meja, mungkin karena banyaknya pengunjung pada hari itu. Satu per satu menu pun berdatangan, dimulai dari Mie Surga Kering. Wih, saat melihat punya temanku Mie Surga Kering Level 6 itu cabainya sampai tumpah-tumpah. Dari atas memang terlihat sedikit, tapi saat dibalik ternyata jumlahnya banyak banget. Sajian mie putih ini disajikan dengan ayam cincang, nugget, siomay, keripik pangsit, acar, tomat dan mentimun.

Sedangkan untuk menu satunya lagi Mie Neraka Kuah Level 6, cabainya tidak sebanyak yang kering meskipun sama-sama Level 6-nya. Entah ini menu yang tertukar atau saat memasukkan cabai, cabai-nya kurang. Aku juga sedikit heran saat melihat mie-nya, dari review yang pernah aku baca di blog orang lain itu warnanya hitam pekat. Lah kok ini jadi hitam memudar, ya? Sajian dari mie hitam ini sama dengan mie surga sebelumnya, hanya saja ada tambahan kuah dan warna mie yang membedakan keduanya. Temanku juga menambahkan ekstra somay dan keripik pangsit.

Mie Ramen Surga Level 3 yang aku pesan datang paling akhir. Menu ini disajikan dengan wortel, onion crispy, jamur kuping, chicken strip, crab stick, telur ramen dan nori. Secara komposisi Mie Ramen Surga ini pelengkapnya memang lebih banyak, tapi porsinya tanggung banget. Chicken Strip-nya saja tak lebih dari jari kelingking. Dari segi rasa ketiganya memang standard, tidak ada yang istimewa, Jika disuruh makan disini lagi, aku lebih condong suka Mie Surga/Neraka Kuah ketimbang Mie Ramen-nya

Untuk minuman aku memesan satu gelas Milk Coffee dan sebagai penghilang rasa pedas kami bertiga sudah membawa air mineral sendiri. Milk Coffee ini rasanya teramat manis. Rasa susunya pun kalah dengan kopinya. Terakhir sebagai penutup aku ingin mencicipi Black Fla Pudding. Lumayan enak rasanya, sayang paduan tekstur antara puding dan fla-nya menurutku membuat eneg. Fla-nya cenderung seperti bubur.

Aku akui dari segi branding, Mie Akhirat ini memang juara. Terbukti dari namanya yang sudah terkenal luas, tetapi dari segi pelayanan dan menu yang ditawarkan masih perlu ditingkatkan lagi. Memang dari segi harga sangat terjangkau di kantong.  Setidaknya kunjungan pertama ini memuaskan rasa penasaranku dengan Mie Akhirat yang pedasnya sampai Level 10. Untuk urusan selera dikembalikan lagi ke masing-masing individu. (nir)

 

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PWI Sidoarjo Gelar Resepsi dan Talkshow dalam Rangka HPN 2024

29 May 2024 - 17:21 WIB

Dinas Pertanian Anggarkan 2 M Lebih Hibah Hand Traktor untuk Poktan di Bangkalan, Ini Syarat dan Ketentuan Jika Ingin Mengajukannya

29 May 2024 - 08:09 WIB

Jadi Temuan BPK Sehingga Biaya Pemasangan Listrik Pasar KLD Dibebankan ke Pedagang, Aktivis Senior: Lah Iya Itu Lucu

28 May 2024 - 20:27 WIB

Polemik Pemasangan Listrik Berlanjut, Kepala Pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan : Sesuai Perintah Dinas

28 May 2024 - 20:14 WIB

FKIS Gelar Workshop Program Studi Ekonomi Syariah Se-Jawa Timur

28 May 2024 - 18:14 WIB

Rekruitmen PPS Dinilai Bermasalah, Ada Mantan Caleg Lolos Seleksi

26 May 2024 - 12:50 WIB

Trending di LINGKAR UTAMA