Tolak Kenaikan Harga, Mahasiswa Minta Pemerintah Serius Berantas Mafia BBM Bersubsidi

Mahasiswa saat melakukan orasi didepan kantor DPRD Bangkalan (Foto : Muhidin)

BANGKALAN,Lingkarjatim.com- Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bangkalan unjuk rasa ke kantor DPRD Bangkalan.

Aksi gabungan tersebut menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dilakukan oleh pemerintah beberapa hari lalu.

M Holilurrohman selaku kordinator aksi mengatakan, kebijakan pemerintah tentang kenaikan harga BBM akan berdampak langsung kepada masyarakat, dan dinilai akan memiliki dampak buruk terhadap masyarakat menengah ke bawah.

“Mestinya pemerintah fokus untuk memberantas penyalahgunaan penerima manfaat BBM bersubsidi. Selama ini sudah menjadi rahasia umum bahwa terdapat banyak mafia BBM bersubsidi yang sangat merugikan rakyat dan Negara,” katanya.

Adapun tuntutan mahasiswa ada enam berikut tuntutannya:

  1. Menyatakan dengan tegas menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.
  2. Mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia BBM.
  3. Mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran.
  4. Mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.
  5. Pemerintah pusat harus mengalokasikan APBN dengan mempertimbangkan keberpihakan terhadap masyarakat yakni : memark up anggaran subsidi BBM untuk masyarakat menengah ke bawah.
  6. DPRD Bangkalan harus pro aktif terhadap kondisi masyarakat terutama terkait keluh kesah masyarakat tentang kenaikan BBM.
Baca Juga :  Tolak Kenaikan Harga Migor, PPN dan BBM, BEM SA Gruduk Kantor DRPD Sampang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here