TNI AL Tingkatkan Kemampuan Penerbangan untuk Kedaulatan 

Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan

SIDOARJO, Lingkarjatim.com- Pusat penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda terus meningkatkan kemampuan dan kekuatan penerbangan TNI Angkatan Laut. Hal itu untuk mengoptimalkan fungsi dan perannya sebagai bagian dari Satuan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT).

“Sangat kami harapkan, dedikasi dan sumbangsih pemikiran baik dari Narasumber maupun peserta sebagai bahan masukan dalam kemampuan dan kekuatan penerbangan TNI Angkatan Laut,” kata Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan melalui siaran pers nya, Senin (20/8/2018).

Hal itu dia ungkapkan saat membuka workshop tentang Peningkatan kemampuan dan Kekuatan Penerbangan TNI AL guna membangun Sinergitas Elemen-Elemen sistem Senjata Armada Terpadu TNI AL, di Lanudal Juanda.

Menurut dia, penerbangan TNI Angkatan Laut saat ini masih belum mampu memenuhi keenam fungsi penerbangan TNI AL.

Sehingga kata dia, kegiatan yang digelar selama dua hari ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi Puspenerbal dalam memberikan saran dan masukan kepada Pimpinan TNI AL.

“Untuk mengoptimalkan fungsi dan perannya sebagai bagian dari sistem senjata Armada Terpadu dengan dilandasi Profesionalisme,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengharapkan antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan tersebut. Terutama aktif dalam pembahasan materi yang dikembangkan.

Sehingga lanjut dia, cita-cita untuk menjadi Angkatan Laut yang handal dan disegani serta berkelas dunia dapat terwujud.

“Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut atau Puspenerbal merupakan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI AL yang berkedudukan langsung dibawah Kasal dan bertugas membina kekuatan Penerbangan TNI AL,” paparnya.

Dengan meliputi,  pengintaian udara taktis, Anti Kapal Selam, Anti Kapal Permukaan Atas Air, Pendaratan Pasrat Lintas Helikopter, Dukungan logistik cepat, Pengamatan Laut serta menyelenggarakan fungsi dukungan pesawat udara.

“Sedangkan pembinaan materiil dan profesi personel penerbangan TNI AL sebagai sub sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) dalam rangka penegakkan kedaulatan dan hukum di laut,” pungkasnya. (Mam/Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here