Menu

Mode Gelap

LINGKAR UTAMA · 30 Oct 2017 12:38 WIB ·

STAI dan Akper Nata Gelar Wisuda di Lingkungan Pesantren


STAI dan Akper Nata Gelar Wisuda di Lingkungan Pesantren Perbesar

Acara wisuda STAI dan Akper Nata

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Pendidikan Tinggi Nazhatut Thullab (Nata) menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda bersama XIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dan Akademi Keperawatan (Akper) Senin (30/10/2017). Acara tersebut digelar di dalam area Pondok Pesantren Nazhatut Thullab di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Sampang.

Jumlah wisudawan STAI Nata pada acara tersebut sebanyak 72 orang. Sedangkan perawat yang diwisuda berjumlah 30 orang. Rapat senat tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Pendidikan Tinggi Nata dan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, petinggi Kopertais Wilayah IV Surabaya. Turut hadir juga orang tua dari seluruh wisudawan.

Acara berlangsung khidmat dibuka pukul 10.00 dengan pembacaan Keputusan Ketua Akper Nata oleh Ny. Hj. Zairina Mu’afi. Setelah itu dibacakan pula Keputusan Ketua STAI Nata KH. Mohammad Thoyyib Madani, MA. Setelah pembacaan keputusan tersebut, satu per satu wisudawan naik ke atas panggung untuk prosesi pengukuhan oleh KH. Muhammad bin Mu’afi Zaini, MPSDM., MPDI. sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Prajjan.

Usai prosesi tersebut, KH. Mamak (sapaan KH. Muhammad bin Mu’afi Zaini) memberikan sambutan pada para wisudawan dan undangan yang hadir. Dalam sambutannya KH. Mamak menyampaikan ucapan selamat pada para wisudawan.

“Saya berharap para wisudawan dapat segera bisa melebur dengan masyarakat untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

KH. Mamak juga menyampaikan sengaja mengadakan prosesi wisuda tersebut di lingkungan pondok pesantren agar para wisudawan mengenal embrio Pendidikan Tinggi Nazhatut Thullab berasal.

“Sehingga setelah wisuda pun para lulusan dapat terus menjalin komunikasi dengan semua jajaran pendidikan Nazhatut Thullab,” imbuhnya.

Selain itu KH. Mamak berpesan pada wisudawan bahwa hasil belajar merupakan 50 persen penentu keberhasilan dan kesuksesan seseorang. Sedangkan 50 persen lainnya ditentukan oleh banyak faktor.

“Di antara faktor-faktor tersebut adalah kemampuan seseorang membangun komunikasi dan jaringan sehingga tercipta simbiosa positif dengan pihak lain,” tuturnya.

Dijelaskan, dengan bekal pendidikan dan hasil belajar yang baik serta dilengkapi dengan kemampuan membangun jaringan yang baik maka seseorang akan mampu memperoleh banyak kesempatan. Dia sangat berharap lulusan Pendidikan Tinggi Nata dapat memiliki kemampuan membangun jaringan tersebut. (*)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kronologi Penemuan Mayat dengan Kondisi Terbakar, Dokter Forensik: Feeling Saya ke Arah Pembunuhan

21 June 2024 - 20:19 WIB

MDW Tuding Dinsos PPPA Monopoli Data SIKS-NG

21 June 2024 - 18:52 WIB

Desk Pilkada PKB Bangkalan Ditutup, Berikut Nama-nama yang Berhasil Terjaring

21 June 2024 - 15:46 WIB

Tersandung Kasus Pelecehan, Oknum Kepala Sekolah di Sampang Diberhentikan

21 June 2024 - 10:55 WIB

Warga Temukan Mayat dengan Kondisi Terbakar

20 June 2024 - 20:40 WIB

Bangkalan Belum Aman, Seorang Perempuan Menjadi Korban Jambret di Jalan Suramadu

19 June 2024 - 21:33 WIB

Trending di HUKUM & KRIMINAL