Stabilkan Harga Sembako, Surabaya Gelar Operasi Pasar Setiap Kecamatan Selama Ramadhan

Ilustrasi operasi pasar

SURABAYA, Lingkarjatim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar operasi pasar di 62 titik di 31 Kecamatan se- Surabaya mulai tanggal 10 Mei-10 Juni 2018. Ini dilakukan untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang bulan Bulan Ramadhan hingga Idulfitri tahun ini.

“Kami jamin ketersediaan bahan pokok. Kami juga sudah membuat tim untuk pengendalian harga selama Ramadhan. Kami juga sudah tergabung dengan Satgas Pangan yang dipimpin oleh Polrestabes Surabaya. Kolaborasi ini sama-sama ingin menstabilkan harga selama Bulan Ramadan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Joestamadji, di Surabaya, Selasa (8/5).

Joestamadji mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perusahaan Daerah, distributor kebutuhan pokok untuk terus bersinergi menstabilkan harga bahan pokok selama Ramadgan. Sebab, biasanya ada lonjakan harga menjelang Ramadan.

“Melalui berbagai cara ini, diharapkan tidak ada lonjakan harga kebutuhan pokok selama Bulan Ramadhan nanti. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk memanfaatkan operasi pasar ini, sehingga semua kebutuhannya dapat terpenuhi,” katanya.

Sementara itu, perusahaan daerah (PD) milik Pemkot Surabaya juga siap mendukung operasi pasar untuk menstabilkan harga selama Ramadhan. Salah satunya, PD Rumah Potong Hewan yang memastikan sudah menyiapkan daging-daging segar untuk dijual selama Ramadan.

“Kami siap mendukung operasi pasar di 62 titik di 31 kecamatan. Kami juga menjual daging segar di kantor RPH Jalan Pegirian, mulai pukul 08.00-21.00 WIB. Selama Ramadhan nanti, kami sengaja memperpanjang penjualan daging di kantor, supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya,” kata Direktur Jasa dan Niaga PD RPH Bela Bima Ferial Java.

Hingga saat ini, lanjut dia, belum ada kenaikan harga sembako di Kota Surabaya. Pantauan PD Pasar Surya, harganya lumayan stabil beberapa hari ini. Meskipun, daging sapi ada kenaikan harga sekitar Rp 2 ribuan, tapi itu masih masuk kategori normal dan stabil. “Semoga ini terus berlanjut hingga lebaran,” katanya. (Mal/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here