Satu Tersangka Pembunuhan di Pantai Rongkang Berhasil Diringkus

Moh Hayat alias Mat Betah tersangka pembunuhan sadis di pantai rongkang

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Tersangka kasus pembunuhan sepasang kekasih di Pantai Rongkang, Kwanyar satu persatu ditumbangkan. Setelah dua bulan buron, Mohammad Hayat alias Mat Betah (33th) berhasil diringkus Satreskrim Polres Bangkalan.

Mat Betah merupakan satu dari lima tersangka pembunuhan keji di pantai rongkang. Dia ditangkap di rumahnya di Kampung Blater, Desa Betah Timur, Kwanyar, Bangkalan.

“Tidak ada perlawanan dalam penangkapan itu,”kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Anton Widodo, Selasa (12/09/2017).

Tersangka tidak mengakui keterlibatan dalam pembunuhan itu. Tersangka mengelak karena merasa tidak bersalah. Meskipun diintrogasi secara detail tersangka tetap tidak mengaku ikut menghabisi nyawa kedua korban. Namun keterlibatannya diperkuat dengan barang bukti berupa kaos dan celana yang ditemukan di rumahnya.

“Kaos dan celana dikenakan tersangka sewaktu membunuh korban,” imbuh Kasatreskrim.

Selain barang bukti kaos dan celana, polisi juga mengorek keterangan dari tiga tersangka sebelumnya yang sudah tertangkap. Hasil pemeriksaan menyebutkan tersangka Mat betah bertemu dengan Moh Jeppar (28) warga desa Kwanyar kecamatan Kwanyar. Kemudian tersangka diajak untuk mengekskusi kedua korban.

Jeppar merupakan otak dari pembunuhan berencana ini. Dia berhasil ditangkap bersama dua temannya yakni Muhammad (32) warga desa Kwanyar Barat kecamatan Kwanyar dan Moh Hajir (52) warga dusun Maddungan Desa Dlemmer, kecamatan Kwanyar beberapa waktu sebelumnya. Polisi kini tengah memburu satu pelaku lagi.

“Kami menetapkan SH sebagai DPO. Karena kasus ini melibatkan lima orang. Empat diantaranya sudah berhasil kita tangkap,” jelasnya.

Sekedar diketahui, masyarakat Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar Bangkalan digegerkan penemuan dua sosok mayat yang sudah tinggal tulang belulang dalam kondisi tangan dan kaki terikat, Sabtu (22/7). Mayat yang merupakan korban perampokan itu bernama Ahmad (20) dan Ani Fauziyah Laili (17) warga Tragah. Mereka berdua adalah sepasang kekasih. Selain dirampok, Fauziyah juga diperkosa secara bergilir oleh lima orang. (Lim)

Leave a Comment