Ribuan Warga Antusias Iringi Jenazah Guru Koban Penganiayaan ke TPU

Terlihat ribuan warga mengantar jenazah ke TPU Pleyang

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Kasus pembunuhan yang menimpa salah satu guru SMAN 1 Torjun Ahmad Budi Cahyono menarik simpati banyak orang. Terbukti ribuan orang mengantar jenazah guru yang dibunuh oleh muridnya sendiri itu saat akan dimakamkan. Janazah akan dimakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pleyang di Jl Jaksa Agung Suprapto, Jumat (2/2/2018).

Pantauan dirumah duka, sejak dikabarkan korban meninggal dunia di RS Dr Soetomo Surabaya, Kamis (01/02/2018) pukul 21.00 Wib,
warga setempat sudah memadati rumah duka di Kampung Pleyang Desa Tanggumong, Sampang, untuk menyambut kedatangan jenazah.

Tak hanya itu, saat di hari pemakaman korban terlihat suasana duka yang begitu dalam. Teman korban yang satu profesi ikut mengiringi kepergian korban dengan berpakaian putih bermotif batik hitam dengan ikatan pita hitam dilengan sebagai wujud pertanda bahwa dunia pendidikan dalam keadaan berduka. Semua murid korbanpun juga terlihat memadati rumah duka untuk ikut mengantarkan jenazah ke pemakaman.

Abd. Halim salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari rumah duka mengatakan, korban akan di makamkan di TPU Pleyang, namun sebelumnya jenazah masih di sholatkan terlebih dahulu di Masjid Pleyang.

“Korban terkenal polos dan pendiam, setau saya korban berprofesi sebagai Guru di salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Torjun, tepatnya di SMAN 1 Torjun, di bidang kesenian, memang korban berjiwa seni dan pandai bermain biola,” ungkapnya.

Sekedar diketahui, korban (Achmad Budi Cahyono) meninggal dunia akibat mengalami Mati Batang Otak (MBA) sesuai hasil diagnosa dokter di RS Dr. Soetomo Surabaya. Seperti diberitakan sebelumnya, korban diduga dianiaya oleh muridnya sendiri berinisial MH. Saat ini pelaku MH sudah diamankan di Mapolres Sampang. (Hol/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here