Rencana Relokasi Pedagang Pasar Srimangunan Sampang Tuai Penolakan

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Provinsi Jawa Timur berencana merelokasi pedagang pasar Srimangunan ke pasar Margalela. Rencana tersebut tuai penolakan.

Sebagai penolakan, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Sampang akan melakukan aksi demo, hal itu dibuktikan dengan surat pemberitahuan ke pihak Intelkam Polres setempat.

Sektetaris DPD APPSI Kabupaten Sampang, Moh. Iksan Budiyono mengatakan, rencana relokasi pedagang pasar Srimangunan ke pasar Margalela tuai penolakan, bahkan sebagai bentuk penolakan kita akan aksi pada Kamis (24/8/) besok ke gedung DPRD dan Kantor Bupati Sampang.

“Ini sebagai kekecewaan kami kepada Dinas Koprasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) yang tetap ngotot melakukan relokasi pedagang,” katanya.

Dijelaskan, soal rencana relokasi itu sebelumnya sudah dibahas di gedung DPRD Sampang saat melakukan audiensi. Dan pada saat itu Ketua dewan didampingi legislatif dan perwakilan pedagang pasar Srimangunan menegaskan jika relokasi pedagang pasar Srimangunan ke pasar Margalela perlu dilakukan kajian ulang.

“Kami sangat kecewa karena Diskopindag tetap ngotot mau merelokasi pedagang,” imbuhnya.

Catatan media ini, Diskopindag Sampang berencana merelokasi pedagang Srimangunan blok C ke Margalela. Bahkan dipastikan tanggal 28 Agutus relokasi pedagang sudah rampung.

Selain itu, DPD APPSI sudah dua kali audiensi ke gedung DPRD. Bahkan, puluhan emak-emak pedagang ikan dan sayur mengepung kantor DPRD untuk memberikan suport kepada rekanya yang ada di dalam gedung dewan. (Jamaluddin/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here