Rapat Dengan Polda, Bawaslu Gresik Paparkan Indeks Kerawanan Pilkada

GRESIK, lingkarjatim.com – Sebuah pilkada pasti tak luput dari kerawanan akan kecurangan. Tak terkecuali Pilkada Kabupatem Gresik tahun 2020. Bawaslu Gresik sampai membuat Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) Gresik dan dipaparkan dalam rapat koordinasi kesiapan pelaksanaan Pilkada Gresik 2020is, di ruang pertemuan DPRD Gresik, Kamis (6/1). 

Dalam rapat yang dihadiri Direktur Intelkam Polda Jatim, Kombes Slamet Hariyadi, Kepala Kesbangpol Gresik, KPU dan Polres dan Polsek jajaran. Syafi’ jamhari, divisi pengawasan Bawaslu Gresik memaparkan kesiapan bawaslu dalam menghadapi pilkada Gresik 2020, baik secara logistik, kesiapan personil pengawas sampai rancangan program kegiatan.

Ia juga menjelaskan potensi kerawan yg sudah disusun oleh bawaslu melalui Indeks kerawanan pilkada (IKP) gresik 2020. IKP ini perlu diantisipasi bersama.

” IKP ini kita susun berdasarkan riwayat peristiwa peristiwa yg terjadi dalam pemilu mulai tahun 2015. Ibarat orang punya riwayat jantung, kita akan jaga jangan sampai kena kaget biar tidak jantungan lagi,” kata dia.

Baca Juga :  Tersangka Kasus Investasi Bodong MeMiles Bertambah Lima Orang

Adapun beberapa kerawanan yg sudah disusun bawaslu gresik misalnya pelanggaran pemilu yg paling banyak dilakukan adalah tahapan kampanye. Adanya Pemungutan suara ulang di Kecamatan Kebomas pada pemilu 2019, atau pilkada 2015 ada laporan petugas KPPS membagi C6 dengan Bahan kampanye dan uang.

Rofaatul hidayah, Divisi Hukum Bawaslu Gresik menabahkan   bawaslu akan mengedepankan pencegahan terhadap potensi kerawanan tersebut dengan cara banyak berkordinasi, memberi surat imbauan, sosialisasi baik tatap muka maupun melalui sosial media.

“Aktivitas pencegahan ini akan kita lakukan pada semua pemangku kepentingan, mulai KPU, polres, pemkab Gresik, peserta pilkada, tim kampanye sampai masyarakat luas,” ujar dia.

(M Khudhaifi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here