Pemkab Sidoarjo Wajibkan Desa dan Kelurahan Sediakan Anggaran Khusus Kearsipan

Bimtek Kearsipan bagi Pengelola Arsip Desa dan Kelurahan se Kabupaten Sidoarjo di aula Delta Graha

SIDOARJO, Lingkarjatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong instansi untuk menata dan mengelola arsipnya dengan baik. Salah satunya Pemerintahan Desa.

“Arsip merupakan alat bukti pertanggungjawaban, selain itu bisa menjadi alat otentik bila satu saat ada permasalahan,” kata Kissowo Sidi, Asisten Administrasi Umum Setda Sidoarjo dalam sambutannya di Bimtek Kearsipan bagi Pengelola Arsip Desa dan Kelurahan se Kabupaten Sidoarjo di aula Delta Graha, Selasa, (9/10/2018).

Kissowo mengatakan, arsip dianggap remeh dan tidak diperhatikan. Namun itu dahulu Saat ini orang telah menyadari bahwa arsip sangatlah penting. Oleh sebab itu ia meminta Desa dan Kelurahan menyediakan anggaran khusus kearsipan.

“Dana itu (Dana Desa) bisa dipakai untuk itu, tidak fisik saja. Jadi anggaran itu harus ada,” ucapnya.

Urusan arsip tidaklah main-main. Ada pidana bagi seseorang yang lalai terhadap arsip. Semisal sengaja memusnahkan arsip di luar prosedur yang benar.

“Hukuman pidananya penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp. 500 juta,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo Endang Soesijanti mengatakan, Bimtek seperti ini sangat penting. Pemahaman akan pentingnya arsip diberikan dalam Bimtek tersebut.

“Saya berharap seluruh pemerintah Desa di Sidoarjo paham bahwa arsip itu penting banget,” singkatnya. (Mam/Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here