Pemkab Gelar Konsultasi Publik RPJMD 2018-2023, Ini Paparan Bupati Ra Latif

Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron saat menyampaikan paparannya

BANGKALAN, Lingkarjatim.com РGuna menampung aspirasi, saran, dan masukan dari semua stakeholder, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggelar forum konsultasi publik, Pembahasan Rancangan awal Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023, di aula Sekolah Tinggi Kesehatan Ngudia Husada Bangkalan, Kamis (11/10/2018).

Pada acara itu Pemkab mengundang Tokoh Masyarakat, LSM, DPRD, seluruh OPD, beserta seluruh elemen masyarakat untuk mendengarkan pemaparan dari Bupati Bangkalan.

Dalam paparannya Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron lebih menekankan pada pelayanan dasar, yakni kesehatan dan pendidikan. Sebab, kesehatan dan pendidikan adalah penunjang utama untuk menjadikan Bangkalan sejahtera.

“Untuk mencapai sebuah kesejahteraan, yang paling penting bagaimana masyarakat Bangkalan sehat dan berpendidikan,” kata Bupati Ra Latif, dalam sambutannya.

Selain itu, adanya forum konsultasi publik tersebut bertujuan untuk menyampaikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan 5 tahun kedepan, yang mana akan mampu menjawab seluruh isu-isu dan permasalahan pembangunan periode yang lalu dan yang akan datang.

“Untuk itu kami mengharapkan ide, gagasan, sumbang saran dan masukan yang konstruktif dari seluruh elemen masyarakat, untuk merumuskan dalam penyusunan RPJMD sesuai dengan visi misi kami, yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Bangkalan yang religius dan sejahtera berbasis potensi lokal,” ujar Ra Latif.

Berdasarkan letak geografia dan sumber daya alam yang dimiliki, pihaknya berkesimpulan bahwa sisi agrobisnislah yang akan pihaknya kelola serta kembangkan.

“Sebagaimana data dari BPS menunjukkan bahwa sektor pertanian dalam arti luas masih merupakan kontributor terbesar penyumbang PDRB di Kabupaten Bangkalan,” ungkapnya.

Kendati demikian, menurut Ra Latif, Bangkalan tidak bisa hanya menggantungkan perekonomian Bangkalan dari bidang agrobisnis semata. Namun, pihaknya bercita cita kemajuan agrobisnis dapat membawa dampak terhadap kemajuan pariwisata Bangkalan.

“Tentunya sesuai kultur budaya agamis masyarakat Bangkalan yang harus kita lestarikan. Jadi pariwisata religi menjadi pilihan kami untuk dikembangkan,” paparnya.

Ada beberapa rumusan rancangan awal RPJMD Kabupaten Bangkalan Tahun 2018-2023, diantaranya, permasalahan dan isu-isu strategis pembangunan daerah, visi misi, tujuan dan sasaran pembangunan daerah, strategi dan arah kebijakan pembangunan daerah dan program prioritas pembangunan daerah. (Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here