Pekan Raya Bangkalan 2018 Bernuansa Djaman Doloe Resmi Dibuka

Pemotongan pita oleh Ibu Ketua tim Penggerak PKK Bangkalan Zainab Latif dan didampingi oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Pekan Raya Pameran Bangkalan 2018 dalam menyambut Hari Jadi Bangkalan ke-487 yang mengusung tema ‘Pembangunan, Investasi dan Pariwisata’ dengan nuansa ‘Bhangkalan Djaman Doloe’ yang digelar di Alun Alun Bangkalan resmi dibuka pada hari Sabtu (13/10/2018) sore.

Pembukaan itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Ibu Ketua tim Penggerak PKK Bangkalan Zainab Latif dan didampingi oleh Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron.

Pembukaan pekan raya ini juga dihadiri Ketua, Wakil Ketua dan Para Anggota DPRD Bangkalan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangkalan, Sekretaris Daerah, para Asisten Pemerintahan, Staf Ahli, Kepala OPD, serta pejabat/ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Camat dan Kepala Desa beserta perangkat desa se-Kabupaten Bangkalan.

Selain itu juga hadir para Rektor dan Civitas Kampus, para Cendikiawan se-Kabupaten Bangkalan, para Kiai, Ulama, Habaib beserta para tokoh pesantren di Bangkalan, Pimpinan Partai Politik, Tokoh Masyarakat, kelompok  Budayawan dan pelaku seni, organisasi Masyarakat serta Generasi Muda se-Kabupaten Bangkalan.

Pembukaan pekan raya ini diawali dengan drama kolosal yang dibawakan Perguruan pencak Silat Pamor Bangkalan, dengan judul ‘gugurnya ke’ lesab’.

Tujuan dilaksanakannya pameran ini sebagai ajang memberikan hiburan kepada masyarakat Kabupaten Bangkalan melalui Panggung Hiburan Pekan Raya Bangkalan 2018, sekaligus mewadahi para pelaku UKM yang ada di Kabupaten Bangkalan untuk memberdayakan perekonomian Kabupaten Bangkalan.

“Saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pagelaran pameran pembangunan Kabupaten Bangkalan ini yang sekaligus juga dalam rangka untuk memperingati Hari Ulang Tahun  Kabupaten Bangkalan yang ke 487,” ujar Ra Latif dalam samabutannya.

Tidak hanya itu kata Ra Latif, pameran ini diselenggarakan juga untuk memberikan makna dan arti bagi hari lahirnya Kabupaten Bangkalan dari masyarakat dan rakyat Bangkalan .

“Oleh karena itu tidak lah berlebihan kiranya jika  kami sampaikan bahwa  momentum peringatan HUT ini kita jadikan starting point bagi kita untuk  menghargai sejarah lahirnya Kabupaten Bangkalan ini,” paparnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD ini juga berharap penyelenggaraan HUT lahirnya Kabupaten Bangkalan tidak hanya semarak dengan seremonial saja, tetapi juga diperdalam maknanya yaitu dalam rangka membangun jati diri dan rasa tanggung jawab terhadap kelangsungan masa kini dan masa depan Kabupaten Bangkalan.

Demikian juga lanjut Ra Latif, makna pameran pembangunan dalam rangka Peringatan HUT Kabupaten Bangkalan yang ke- 487 ini akan semakin berarti ketika pemerintah beserta  masyarakat dan seluruh stakeholder mampu melakukan refleksi dan kontemplasi.

“Kabupaten Bangkalan lahir dari konsensus para tokoh-tokoh pendirinya dari zaman ke zaman , penuh dengan perjuangan, penuh kerja keras dan semangat pengabdian untuk mewujudkan cita cita bersama yaitu membawa kehidupan masyarakat Kabupaten Bangkalan menjadi semakin baik,” tandasnya.

Dijelaskan Ra Latif, pihaknya sengaja mengangkat nuansa sejarah tempo dulu di pameran ini agar kemudian digali untuk dikembangkan sebagai potensi baru  di Kabupaten Bangkalan.

“Pameran bernuansa tempo dulu ini mengandung  makna retrosfektif untuk  menengok masa lalu Kabupaten Bangkalan sebagai sebuah mata rantai sejarah yang akan kita jadikan fondasi dan  pijakan langkah kita dimasa kini dan dimasa yang akan datang,” pungkasnya. (Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here