Oknum PNS yang Diduga Terjaring OTT di Puskesmas Peragaan Dikabarkan Sudah Ngantor

Ilustrasi

SUMENEP, Lingkarjatim.com – Kabar terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pihak Polres Sumenep terhadap tiga oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Puskesmas Peragaan, Sumenep, Jawa Timur semakin hangat diperbincangkan dikalangan masyarakat.

Kabar tersebut semakin menyebar luas dan cukup mencengangkan. Sebabnya, OTT tersebut diduga terkati pemotongan dana kapitasi sebesar 15 persen.

Kendati demikian, hingga detik ini belum ada konfirmasi dari pihak Polres Sumenep terkait kebenaran kabar tersebut. Bahkan, oknum PNS yang diduga terjaring OTT sudah dikabarkan masuk kantor di Puskesmas Peragaan.

“Kayaknya sudah dilepas tuh bos, sebab hari ini mereka sudah terlihat masuk kantor,” kata salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan identitasnya, Rabu (07/08).

Menurutnya, salah satu oknum PNS yang terkena OTT diduga pulang kerumahnya hingga larut malam pasca peristiwa tersebut. “Penangkapannya kan sekitar pukul 10.30 wib kemarin, tapi P (inisial, perempuan) terpantau pulang ke rumahnya sampai larut malam bos,” jelasnya.

Tidak hanya P, kata dia, M (inisial, laki-laki) yang diduga juga terjaring OTT itu sudah terlihat di kantornya. “Kalau yang M tadi pagi sudah terlihat di kantornya bos,” paparnya.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat dikonfirmasi mengaku masih akan konfirmasi ke Kasat Reskrim. Namun, hingga pukul 14.59 Wib, dia mengaku belum mendapat konfirmasi dari Kasat Reskrim terkait kabar adanya OTT tersebut.

“Mohon maaf mas saya belum dapat konfirmasi dari Kasat Reskrim,” jawabnya dengan singkat saat dihubungi melalui pesan whatsapnya.

Diberitakan sebelumnya, berhembus kabar tiga oknum PNS diduga terjaring OTT petugas saat melakukan transaksi fee 15 persen dana Kapitasi, di Puskesmas Pragaan, Selasa (07/08).

Dari informasi yang beredar, terdapat tiga orang yang dibawa dan diamankan petugas, yakni M. Selain M, petugas juga dikabarkan mengamankan dua orang lainnya, yakni P dan K (inisial, perempuan).

Sementara Sekretaris Dinkes Sumenep Slamet Budiharjo membantah jika ada OTT di Puskemas Pragaan. Hanya saja, pihaknya tidak menampik jika tiga orang PNS di Puskesmas tersebut di bawa Polisi. “Ya, memang ada tiga orang yang dibawa kemarin,” katanya.

Harjo mengungkapkan, mereka di bawa ke kantor polisi untuk konfirmasi terkait laporan yang pernah di Laporkan. Yakni, terkait dengan dugaan pemotongan dana Kapitasi. “Hanya sekadar mau konfirmasi saja terkait laporan itu, mereka dibawa,” tuturnya.

Menurut Harjo informasi yang sampai pada pihaknya memang hanya sekadar konfirmasi saja. “Saya gak tahu yang berhembus diluar. Tapi, tetap kami akan konfirmasi masalah ini ke Puskesmas Pragaan,” tukasnya. (Lam/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here