Merasa Keberatan, Sejumlah Fraksi DPRD Jatim Akan Somasi Media

Foto: Ruangan Ketua Komis B DPRD Jatim dipasangi KPK line

SURABAYA, Lingkarjatim.com – Simpang siur seputar siapa saja yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di Kantor DPRD Jatim, Senin (5/6) masih belum terjawab.

Beredar kabar via media sosial maupun beberapa group WhatsApp bahwa hampir semua ketua fraksi DPRD Jatim terjaring dalam penangkapan lembaga anti rasuah tersebut. Bahkan sejumlah media telah memberitakannya. Seperti yang dilansir Kantor Berita Politik RMOL.co misalnya, telah menulis sejumlah nama.

Diantara nama-nama tersebut adalah: Ketua Fraksi Partai Demokrat Hartoyo SH, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Drs. Sri Untari, Ketua Fraksi Partai Golkar Sahat Tua Simanjutak, Ketua Fraksi PKB Abdul Halim Iskandar, Ketua Fraksi Partai Gerinda Abdul Halim, Ketua Fraksi PAN Malik Efendi, Ketua Fraksi PKS Yusuf Yohana, ketua Fraksi Partai Nasdem, Ketua Fraksi Partai Hanura Muzamil Syafii, Ketua Fraksi PPP Musyafa Noer, serta beberapa staf anggota dewan.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah fraksi DPRD Jatim merasa keberatan. “Semua ketua fraksi merasa tidak nyaman dengan running teks tvone dan berita rakyat merdeka online yg memberitakan bahwa 9 pimpinan dprd jatim di tangkap,” kata Sekretaris DPW PKB Jatim, Badrut Tamam saat dihubungi Lingkarjatim.com, Selasa (6/6).

Bahkan, lanjut Badrut, pihaknya berencana melakukan somasi. “Bincang-bincang ketua fraksi sedang menguat keinginan mensomasi tvone dan rakyat merdeka online,” pungkasnya. (diq)

Leave a Comment