Mendapat Keluhan Keberadaan Nelayan yang Menggunakan Jaring Trwal, Mathur Sayangkan Alasan Klasik Pemerintah

Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Mathur Husyairi saat serap aspirasi dari masyarakat nelayan Desa Gebang Bangkalan (Foto; Qomaruddin)

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Mathur Husyairi kembali melakukan serap aspirasi terhadap masyarakat Bangkalan. Kali ini Mathur menyerap aspirasi dari masyarakat nelayan di desa Gebang, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Minggu (03/12/2023).

Dalam acara resapan aspirasi (Reses) III tahun 2023 itu, nelayan Desa Gebang mengeluhkan adanya nelayan luar yang menangkap ikan menggunakan jaring trawl. Keluhan itu diungkapkan oleh wakil ketua rokat tasek Desa Gebang mewakili para nelayan setempat.

“Kami minta tolong pak, nelayan yang menggunakan trawl itu ditindak karena mengganggu sekali, selain itu pak tangkis laut,” keluhnya kepada Mathur.

Selain itu, Supandi juga mengungkapkan, para nelayan di desanya membutuhkan mesin tempel dan jaring untuk mempermudah para nelayan menangkap ikan.

“Ada sekitar 60 nelayan yang membutuhkan mesin perahu dan jaring,” katanya.

Menanggapi keluhan nelayan itu, Mathur mengungkapkan, terkait penggunaan jaring trawl memang harus ada ketegasan dari pemerintah, hanya saja selama ini selalu beralasan klasik.

“Selama ini yang dijadikan alasan oleh pemerintah adalah keterbatasan anggaran,”jelasnya.

Politisi PBB itu memberikan tawaran untuk mengatasi nelayan trawl agar bisa tertangani. Salah satunya dengan membuat pelaku nelayan tersebut viral.

“Diviralkan saja, nanti saling koordinasi agar bisa saya kawal ke pihak yang berwenang,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here