Menu

Mode Gelap

LINGKAR DESA · 9 Oct 2023 12:59 WIB ·

Mahasiswa MBKM UTM Kolaborasi Dengan NU Tanam Mangrove di Pantai Matahari Lobuk


Mahasiswa MBKM UTM Kolaborasi  Dengan NU Tanam Mangrove di Pantai Matahari Lobuk Perbesar

SUMENEP, Lingkarjatim.com – Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Oktober telah dimulai dengan aksi peduli lingkungan yang mengesankan di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Kolaborasi antara Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dari Universitas Trunojoyo Madura, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU), dan Pemerintah Desa Lobuk telah menghasilkan inisiatif luar biasa dalam upaya melestarikan lingkungan melalui penanaman ratusan bibit mangrove.

Kegiatan penanaman mangrove ini berlangsung pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023, di Pantai Matahari, dan melibatkan sekitar 5 mahasiswa KKN, serta ratusan Pengurus NU tingkat kabupaten, MWC, Ranting, Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU-IPPNU, serta warga Desa Lobuk yang dengan antusias berpartisipasi dalam aksi ini. Dengan semangat tinggi, mereka menanam ratusan bibit mangrove di sepanjang pesisir pantai, menciptakan jejak positif untuk keberlanjutan lingkungan.

Ketua Tim Mahasiswa KKNT, Luqi Syafarina, menyatakan, “Kami melihat peringatan Hari Santri Nasional sebagai peluang untuk berkontribusi secara nyata dalam melestarikan bumi kita. Penanaman mangrove ini adalah wujud cinta kami terhadap lingkungan dan upaya konkret untuk menjaga ekosistem pesisir.”

Mahasiswa KKNT ini merupakan mahasiswa MBKM Membangun Desa Universitas Trunojoyo Madura yang merupakan kegiatan yang beririsan dengan kegiatan Dosen Pembimbing Lapangan mereka yaitu Ana Tsalitsatun Ni’mah, S.Kom., M.Kom. pada Hibah Mandiri Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura tahun 2023.

Selama periode 4 bulan yang setara dengan 20 SKS, mahasiswa KKNT ini telah aktif terlibat dalam berbagai kegiatan di Desa Lobuk, menjadi bagian penting dalam usaha menjaga keberlanjutan lingkungan.

PC NU, yang memegang peran sentral dalam ajaran Islam, juga aktif dalam kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mendukung pelestarian alam. Ketua PC NU Sumenep, KH. Achmad Pandji Taufik, menyampaikan, “Ini adalah cara kami, warga NU, merawat Lingkungan. Santri memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan alam, sesuai dengan ajaran Islam. Penanaman mangrove adalah langkah nyata kami dalam mewujudkan hal ini.”

Pemerintah Desa Lobuk memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini dengan menyediakan lahan dan fasilitas yang diperlukan, menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan desa mereka. Kepala Desa Lobuk, Bapak Saleh, berharap, “Penanaman mangrove ini adalah langkah pertama dalam serangkaian upaya pelestarian lingkungan yang akan kami lakukan bersama-sama dengan berbagai pihak.”

Melalui kolaborasi yang kuat antara mahasiswa KKNT, PC NU, dan Pemerintah Desa Lobuk, mereka tidak hanya menciptakan dampak positif pada lingkungan, tetapi juga memperkuat ikatan antar komunitas dan memberikan contoh nyata tentang pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menjadi tanda kebahagiaan di awal peringatan Hari Santri Nasional yang akan datang. Dengan semangat seperti ini, kita dapat berharap akan lebih banyak inisiatif peduli lingkungan yang menginspirasi di masa depan. (*)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Kunjung Ada Kejelasan dari Pemerintah, Pria Ini Perbaiki Jalan Rusak Pakai Uang Pribadi

24 May 2024 - 22:04 WIB

Kukuhkan Paguyuban BPD, Ini Harapan Plt Bupati Sidoarjo

23 May 2024 - 18:30 WIB

KONI Sampang Target Masuk 10 Besar di Porprov 2025

21 May 2024 - 16:22 WIB

Puluhan Wajib Pajak Air Tanah di Sampang Belum Lakukan Pembayaran

21 May 2024 - 14:25 WIB

Bawa Keranda Mayat, Jurnalis Gelar Aksi Tolak RUU Penyiaran di Depan Kantor DPRD Sampang

20 May 2024 - 13:32 WIB

Naas, Pengendara Sepeda Motor Tewas Dilindas Truk Trailer di Sidoarjo

17 May 2024 - 16:40 WIB

Trending di HUKUM & KRIMINAL