Lalai Entri Data Tagihan Pasien, Legislatif Sebut Pelayanan RSUD Syamrabu Buruk

Abdurrahman Tahir anggota Komisi D DPRD Bangkalan

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamrabu Bangkalan kembali menuai masalah. Ada petugas yang lalai dalam mengentri data tagihan pasien hingga tagihan membengkak. Hal itu disayangkan oleh Legislatif karena membuktikan pelayanan RSUD masih buruk.

Meskipun pihak RSUD telah mengakui kesalahan tersebut dan berjanji akan memberikan sanksi kepada petugas yang lalai, namun kesalahan yang dianggap fatal itu tetap menjadi parhatian masyarakat Bangkalan.

Selaku mitra kerja RSUD, Abdurrahman Tahir anggota Komisi D DPRD Bangkalan sangat menyayangkan adanya kesalahan tersebut. Ia menilai kesalahan tersebut tidak bisa ditolerir. Pihak rumah sakit seharusnya hati-hati dan mewaspadai segala bentuk kesalahan.

“Disatu sisi jika ada kekeliruan saya rasa wajar, namun pihak rumah sakit seharusnya hati-hati dan mewaspadai, karena setiap orang kan bisa khilaf, tetapi kalau persoalan kinerja jangan sampai itu terjadi,” Ujarnya, Kamis (21/09/2017).

Meskipun kecewa, ia meminta kepada pihak rumah sakit jangan sampai kekeliruan seperti itu terulang kembali. Disisi lain ia mengapresiasi kepada salah satu pasien yang berani mengoreksi adanya kesalahan yang terjadi. Semestinya semua pasien khususnya masyarakat Bangkalan harus berani bertanya.

“Patut diapresiasi mas Mahalli Wasit ini, karena sudah berani menegur dan mempertahankan adanya kesalahan yang bisa merugikan orang banyak,” Imbuhnya.

Politisi Partai Demokrat itu sudah sering melakukan sidak ke RSUD Syamrabu. Menurutnya, jika kesalahannya kecil bisa diperingati lewat teguran ataupun sanksi ringan. Apalagi lanjutnya, pihak RSUD sudah mau mengakui kesalahan itu hal yang bagus.

“Kita sering melakukan sidak menegur dan mengingatkan, kalau mengakui kesalahan berarti ada itikad baik untuk memperbaikinya,” Pungkasnya. (Zan/Lim)

Leave a Comment