Khofifah: 15 Ribu Ton Bawang Putih Impor Segera Tiba di Surabaya

Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, Lingkarjatim.com – Kelangkaan bawang putih beberapa bulan terakhir di Jawa Timur bakal segera teratasi. Pasalnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan sebanyak 15 ribu ton bawang putih impor akan segera tiba di Surabaya pekan depan.

“Insya Allah impor bawang putih akan masuk Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, tanggal 10 Mei mendatang. Mudah-mudahan tanggal 15 Mei sudah bisa masuk ke pasar di Jatim,” kata Khofifah, di Surabaya, Kamis (2/5/2019).

Khofifah mengakui harga bawang di pasar di Jatim mencapai Rp60 ribu per kilogram (kg), naik dari harga normal sebesar Rp14 ribu per kg. Khofifah mengaku juga telah memantau langsung harga bahan pokok di pasar, salah satunya di Pasar Wadungasri Baru, Waru, Sidoarjo.

Hasil pantauan di lapangan, lanjut Khofifah, bawang putih jenis kating yang semula harganya Rp20 ribu per kg, naik Rp48 ribu per kg. Khofifah yakin, dengan masuknya 15 ribu ton bawang putih impor untuk Jatim, kebutuhan selama tiga bulan bisa terpenuhi. “Mudah-mudahan ketika bawang putih impor tiba di Surabaya, harganya bisa kembali normal,” ujar Khofifah.

Sesuai data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim, kebutuhan bulanan bawang putih masyarakat Jatim mencapai 4.960 ton. Dalam tiga bulan, sisa bawang putih impor yang masuk hanya 120 ton.

Kepala Disprindag Jatim, Drajat Irawan, menambahkan bahwa ada 84 ribu ton bawang putih impor asal Tiongkok yang bakal masuk lewat Tanjung Perak Surabaya pekan depan. Jumlah itu sebagian dari 115 ribu ton impor nasional. Sedangkan 31 ribu ton sisanya, akan masuk melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta dan Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara. 

Selain memantau harga bawang putih, Khofifah juga mengaku telah memantau ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok lainnya. “Misalnya harga daging, Alhamdulillah, normal. Yang mengalami sedikit kenaikan itu telur, suplai cukup tetapi kebutuhannya meningkat. Sama dengan ayam, HET-nya Rp20 ribu per kg, ada yg menjual Rp33 ribu per kg, karena permintaannya memang tinggi,” kata Khofifah. (Mal/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here