Keterlaluan, Petugas Medis ini Selfie Saat Kades Karang Gayam Sekarat

Petugas Medis Asyk Swafoto Saat Pasien Sekarat

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Selain digegerkan dengan adanya pembunuhan terhadap Kepala Desa Karang Gayam Blega Bangkalan, nitizen juga dihebohkan dengan beredarnya foto selfie yang diduga dilakukan oleh petugas medis saat korban kades sedang sekarat.

Dalam foto yang diunggah oleh akun Facebook bernama Moh Iqbal Fathoni itu, para petugas medis yang semestinya sibuk memberikan pertolongan terhadap korban, malah terlihat santai dan selfie bersama. Foto tersebut, sontak mendapatkan kecaman dari para nitizen.

“Astaghfirullah.. apakah nilai2 adab orang madura sdh bergeser sejauh ini.. miriss..(Ardie Winata), Siap .. besok segera di tindak lanjuti ke dinkes. (Muhyi Bcp), gileh.gila selfie boleh.tapi harus tahu tmpatlah (Syiefa elkhoir).

Dan masih banyak lagi komentar-komentar lain yang intinya menyayangkan atas prilaku para tenaga medis tersebut.

Dalam foto yang diunggah tersebut nampak pasien korban pembacokan (Kades Karang Gayam) dengan empat paramedis, Dua laki-laki dan dua lagi perempuan yang berpose mengangkat tangannya.

Kepala Desa Karang Gayam Kecamatan Blega Bangkalan, H. Dhafir dibacok orang tak dikenal, Kamis (11/5). Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Blega untuk mendapat perawatan. Sayang, nyawa korban tak tertolong karena menderita luka bacok yang cukup parah. (Diq)

27 thoughts on “Keterlaluan, Petugas Medis ini Selfie Saat Kades Karang Gayam Sekarat”

  1. Selfi ada tempatnya mas bro yu bro anda anda ini yg merusak citra nama dunia kesehatan tolong di tindak lanjuti kelakuan tenaga medis kayak gini

    Reply
  2. Ini ni yang bikin madura makin tercoreng, ngk punya etika sama sekli pakek otaknya broo, coba lho fikir yg berbaring itu bapak lho gmn prasaan lho….!!!
    #fucker

    Reply
  3. seharusnya dirumahkan biar gk terjadi lagi klo msh tetep dipekerjakan akan byk korbanlain meninggal krn sibuk selfi

    Reply
  4. haddduhhh macem orang kampungan banget yaaaaa keliatan banget kampungannya masak selfi disaat ada orang sekarat dasar ga’ tau aturan sopan santun ngapain jadi tim medis …..klw ga’ bisa mengenazl tempat

    Reply
  5. tu perawat kalo ngak di pecat akan tambah banyak korban jiwa yang sedang sekarat.yakin 100% persen ijasah pasti sogoan yang digunakan

    Reply
  6. Manusia ber otak anjing .iblis .dajjal
    Masuk kerja jdi perawat atau apalah itu sogokan.jadi gitu ahlak moral nya kagak ada.dasar anjing kalian

    Reply
  7. Baguslah,akhirnya kalian menunjukkan jati diri kalian yang sebenarnya.PASTI hari hari kalian tidak melayani masyarakat dengan BAIK !!!
    KALIAN sdh KEBELINGER dengan kesenangan duniawi !!

    Reply
  8. sangat tidak pantas anda anda ini disebut sebagai penolong, sial kalian semuanya.
    mohon kepada pemerintah segera diberhentikan pegawai semacam ini.

    Reply
  9. Astagfirullah, pecat aja tenaga medis kaya gitu, gk pantas banget . sangat menjijikan, gk berprikemanusian. Klw gk sekalian di penjara aja lalai dlm bekerja samlai Menghilangkan nyawa org

    Reply

Leave a Comment