Kerjasama dengan Lingkar Jatim, MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

Nizar Zahro Anggota MPR RI (kanan) dan Direktur Lingkar Jatim News Aliman Harish (tengah) saat memberikan materi empat pilar kebangsaan

BANGKALAN, Lingkarjatim.com – Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat indonesia tentang pentingnya Empat Pilar Kebangsaan, tentunya perlu penyampaian dan sosialisasi.

Hal itu adalah tugas Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) untuk melakukan sosilasasi kepada masyarakat.

Minggu pagi (15/10/2017) bertempat di Aula MAN Bangkalan, Anggota MPR RI Nizar Zahro bekerjasama denga Lingkar Jatim News menggelar acara Diskusi Empat Pilar Kebangsaan denga MPR RI.

Ratusan orang yang terdiri dari Organisasi Kepemudaan (OKP), LSM, Anggota Partai Politik dan awak media terlihat antusias mendengarkan paparan yang disampaikan oleh Nizar Zahro.

Nizar Zahro dalam pemaparannya menyampaikan, sosialisasi empat pilar dilakukan dalam rangka melaksanakan tugas sesuai amanat UU 17 tahun 2014 jo. UU No 42 tahun 2014 dan selaras dengan upaya MPR RI untuk mewujudkan visi MPR sebagai rumah kebangsaan, pengawal ideologi pancasila dan kedaulatan rakyat.

“Sehingga MPR RI melaksanakan pemasyarakat empat pilar MPR RI yang terdiri pancasila sebagai dasar dan ideologi negera, UUD RI 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan bhinna tunggal ika sebagai Semboyan negara,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai dipahami bahwa dalam sejarah perjalanan bangsa NKRI adalah bangsa yang besar dengan ragam budaya, sumber daya alam, sumber daya manusia yang terhampar luas di tengan lintasan zamrud khatulistiwa.

“Sejak awal berdirinya Republik Indonesia, kebhinnekaan merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus diakui, diterima dan dihormati, kemajuan sebagai anugerah juga harus dipertahankan, dipelihara dan dikembangkan yang kemudian diwujudkan dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Bagi Nizar Adanya pemahaman tentang Empat pilar keindonesiaan yang sudah menjadi ketetapan MPR RI itu sangatlah penting disampaikan karena memang menjadi kewajiban dari masing-masing anggota.

“Selain menjadi program MPR tentu ini juga menyampaikan pemahaman tentang empat pilar keindonesiaan, dan mensosialisasikan yang sudah menjadi ketetapan MPR,” katanya.

Tujuan dari adanya sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut sebenarnya bagian yang sudah final untuk diketahui. “Tentunya siapapun yang ingin mendirikan suatu lembaga tanpa adanya empat pilar tersebut tidak boleh, harus sesuai dengan empat pilar tersebut,” ucapnya.

Sementara Aliman Harish Direktur Utama Lingkar Jatim News yang juga menjadi pemateri melihat dari sisi sejarah. Menurutnya semua warga negara Indonesia harus mengamalkan nilai-nilai dari empat pilar kebangsaan yang ada.

“Sebenarnya empat pilar kebangsaan ini sudah menjadi mekanan masyarakat Indonesia sejak dulu, di sekolah-sekolah kita sering diajari tentang itu,” ujarnya.

Namun, menurutnya banyak orang-orang pintar yang tidak mengamalkan empat pilar kebangsaan yang ada sejak dulu.

“Buktinya banyak orang-orang pinter tapi dia sendiri tidak mengamalkan apa yang tertera dalam peraturan yang ada, sudah tidak pancasilais,” imbuhnya. (Zan/Lim)

Leave a Comment