Kecewa dengan Mekanisme Seleksi PD, Bang Nyalla Mundur dari Pendaftaran

SURABAYA, Lingkarjatim.com – Kekecewaan tersebut tampak jelas dalam surat terbukanya yang diterima redaksi Lingkarjatim, Senin (2/10). Dalam suratnya, La Nyalla Mattalitti atau biasa dipanggil Bang Nyalla mengemukakan beberapa alasan. Berikut isi surat terbuka Bang Nyalla:

1. Bahwa sejak awal saya berniat dengan kesungguhan hati, berjanji, dan berkomitmen untuk mengabdi dan membangun Jawa Timur menjadi lebih baik.

2. Untuk itu, dalam delapan bulan terakhir, saya telah mengunjungi 38 kabupaten/kota dan bertemu puluhan ribu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, akademisi, aktivis sosial, dan berbagai elemen masyarakat untuk menyerap aspirasi mereka. Dan dari sinilah saya tahu betapa masih ada cukup banyak problem rakyat yang menuntut kehadiran negara. Makin kuatlah tekad saya untuk mengabdi menyumbangkan jiwa raga saya untuk kemajuan Jawa Timur dan kesejahteraan rakyat.

3. Saya menyadari sepenuhnya bahwa untuk mewujudkan itu semua, saya harus menjalani sebuah proses politik. Di sini saya juga berikhtiar untuk membangun dan memberikan pembelajaran demokrasi yang jujur, elegan, dan sportif kepada masyarakat agar mereka paham dan melaksanakan bagaimana berdemokrasi dan berpolitik yang bernilai dan bermartabat. Bahwa saya ingin menjadi bagian dari proses edukasi bahwa politik tak selamanya buruk sebagaimana dipersepsikan mayoritas rakyat selama ini.

4. Pilihan saya sebagai wujud ikhtiar membangun demokrasi yang bernilai dan bermartabat itu adalah dengan cara saya mendaftarkan diri ke Partai Demokrat yang saya anggap punya komitmen untuk membangun politik dan berdemokrasi secara jujur, elegan, dan sportif.

5. Ternyata harapan besar saya tidak sesuai dengan keputusan Partai Demokrat yang saya nilai masih jauh dari nilai-nilai komitmen berpolitik dan berdemokrasi secara sehat. Ada kekecewaan bagi saya karena komitmen waktu pendaftaran yang sudah disepakati bersama dengan Calon-calon yang lain tidak sesuai dengan kesepakatan bersama saat pemberitahuan di forum resmi maupun pernyataan tertulis resmi yang juga telah diketahui secara luas oleh publik Jawa Timur melalui media massa. Yang juga patut disesalkan, perubahan jadwal pendaftaran Partai Demokrat ini tanpa pemberitahuan kepada calon yang sebelumnya sudah mendaftar secara sungguh-sungguh. Padahal, pemberitahuan kepada calon lain itu merupakan bagian dari fatsun politik yang seharusnya dipahami dan dilaksanakan oleh elite partai.

6. Bagi saya, sejujurnya ini bukan soal menang-kalah atau kuat-lemah dalam konteks politik kekuasaan. Tapi ini benar-benar mencederai demokrasi yang beradab dan bermartabat. Karena kejadian ini akan memberikan pembelajaran yang tidak baik buat demokrasi, dan memberi contoh buruk bagi publik Jatim yang sangat butuh ketauladanan dari elite dan institusi politik. Dan menurut saya ini jelas kegagalan dalam membangun demokrasi yang sehat dan mengedepankan rakyat sebagai panglima.

7. Untuk itu, dengan kesadaran penuh berlandaskan akal sehat dan tanggung jawab serta komitmen saya untuk masyarakat Jawa Timur, saya mundur dari pendaftaran pencalonan Gubernur Jawa Timur dari Partai Demokrat tanpa ada paksaan atau tekanan siapapun. Ini soal komitmen dan kredibilitas serta martabat dari sebuah proses politik yang seharusnya transparan, akuntabel, dan amanah.

Terima kasih
Hormat kami
Ir. H. La Nyalla MM

Leave a Comment