Harga Garam Anjlok, Bupati se-Madura Kirim Surat Permohonan ke Pemerintah Pusat

Badrut Tamam Bupati Pamekasan

PAMEKASAN, Lingkarjatim.com – Dengan harga garam yang anjlok, Bupati se-Madura (Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan) mengirim surat permohonan harga standart minimal terhadap pemerintah pusat.

Bupati Pamekasan, H. Badrut Tamam mengatakan, bahwa surat tersebut diajukan terhadap pemerintah pusat yang isinya permohonan untuk membuat aturan tentang harga standart minimal garam.

“Untuk kwalitas garam itu kan ada 3 macam, ada KW 1, KW 2 dan KW 3. Nah untuk yang KW 1 ini kami minta standart harga minimalnya 1.200 rupiah sedangkan untuk KW 2 900 rupiah dan untuk yang KW 3 bisa 600-700 rupiah,” ungkap Badrut Tamam, Kamis (18/7/2019).

Lanjutnya, ketika standart harga garam sudah ada, maka secara otomatis para petani garam ketika mau bertani akan tenang dan tidak akan lagi memikirkan takut rugi dan segala macam.

“Setelah kita mengirim surat tersebut, maka tinggal menunggu tanggapan dari pemerintah pusat,” imbuh Badrut.

Namun apabila tetap tidak ada tanggapan atau balasan dari pemerintah pusat terkait surat permohonan tersebut, maka Bupati Pamekasan beserta 3 bupati lainnya di Madura akan ke Jakarta.

“Kalau tetap tidak ada tanggapan, ya maka perlu kita yang datang langsung ke Pemerintah Perdagangan pusat,” pungkasnya. (Rul/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here