Dua Orang Komplotan Perampok Nasabah Bank Diringkus Polisi

Polresta saat rilis tersangka dan korbannya

SIDOARJO, Lingkarjatim.com – Dua orang dari Enam pelaku perampokan spesialis nasabah bank berhasil di ringkus Polresta Sidoarjo. Yakni Muzamil alias Emil (30) warga Desa Sanggra Agung Kecamatan Socah Bangkalan, serta Munir (49) Warga Labang Bangkalan (Tewas).

Sindikat perampok asal Madura yang beranggotakan Muzamil, Munir, Muhammad, Mat Tinggal, Jupri dan Khusairi ini adalah pelaku perampokan yang telah beraksi di tiga lokasi berbeda yakni pada tanggal 28 Februari 2019 korban Nasabah BCA Krian di Desa Kraton Krian kerugian korban sebesar Rp 118 Juta, pada 8 April 2019 korban karyawan Baznas Sidoarjo nasabah Bank Jatim kerugian Rp 10 Juta dan tanggal 2 Agustus 2019 Karyawan PT Hasil Karya Krian yang baru saja mengambil uang dari BCA Krian untuk gaji karyawan senilai Rp 407 Juta. 

“Para tersangka ini merupakan residivis kasus perampokan bukan saja di wilayah Sidoarjo tetapi juga di beberapa daerah lainnya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol  Zain Dwi Nugroho saat melakukan press rilis di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (8/8/2019).

Dijelaskan Zain, pertama kali tersangka yang berhasil ditangkap adalah tersangka Muzamil. Warga Socah Bangkalan Madura ini berhasil ditangkap dirumahnya. Kemudian dari penangkapan Muzamil dilakukan pengembangan. Anggota bergerak kerumah tersangka Munir.

“Dirumah Munir ini anggota tidak menemui tersangka di tempat namun hanya mendapatkan beberapa alat bukti kejahatan yang digunakan yakni sepeda motor dan helm,” ujarnya. 

Polisi bergerak ke kawasan Kampus Unair di Surabaya setelah mendapatkan informasi bahwa tersangka Munir sedang berada di sana. 

“Saat itulah tersangka Munir yang akan ditangkap ini justru menabrakkan motornya kearah petugas sambil mengeluarkan senjata tajam, anggotapun memberikan tindakan tegas terukur dengan memberikan tembakan kepada tersangka setelah peringatan yang diberikan tidak diabaikan tersangka, dan dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim,” tegas Zain. 

Diakui Kapolresta, saat ini masih ada empat tersangka yang sudah dimasukkan dalam DPO Polresta Sidoarjo. Pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku ini. 

“Identitas telah kita kantongi dan dihimbau kepada para pelaku ini segera menyerahkan diri, karena kita akan terus memburu pelaku ini,” tandasnya. (Mam/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here