DPRD Usul Ada Uji Publik Untuk Calon Sekda Pamekasan, Pemerintah Bilang Tidak Perlu

Logo Kabupaten Pamekasan

PAMEKASAN, Lingkarjatim.com – Sudah cukup lama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan tidak mempunyai Sekretaris Daerah (Sekda) yang sifatnya difinitif.

Dari itu, kini Pemkab Pamekasan telah membuka rekrutmen calon Sekda dan sudah ada 9 calon pendaftar yang semuanya sudah dinyatakan lulus persyaratan oleh Tim Seleksi (Timsel).

Adapun sembilan calon yang telah memenuhi syarat sebagai calon Sekda Kabupaten Pamekasan masing-masing adalah Kepala Badan Keuangan Daerah, Taufikurrahman, Kepala Dinas PUPR, Totok Suhartono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Amin Jabir, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Achmad Sjaifuddin, dan Kepala Dinas Perhubungan, Ajib Abdullah.

Selain itu ada Kepala Diskominfo, M. Bahrun, Sekretaris DPRD, Masrukin, Kepala DKPP, Muharram, dan Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Pamekasan, Mohammad Alwi.

Namun dari 9 pendaftar tersebut akan diambil 3 orang setelah Timsel melakukan tahapan berikutnya berupa tes tulis dan tes wawancara pada awal bulan Juli 2019.

Berikutnya, setelah Timsel berhasil menentukan 3 calon terbaik dari 9 pendaftar, maka 3 orang terbaik itu akan diserahkan terhadap Bupati. Karena ketentuan akhirnya ada di Bupati untuk memilih 1 orang yang terbaik.

Namun sebelum Bupati menentukan yang terbaik, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan melalui Ketua Komisi l, Ismail, mengusulkan supaya ada semacam uji publik terlebih dahulu.

“Sebagai wakil rakyat, kami meminta supaya pemerintah mempublikasikan 3 besar calon Sekda kita,” ucap Ismail, Sabtu (22/6/2019).

Walaupun hal itu menjadi wewenang Bupati, lanjut Politisi Demokrat itu, tapi tidak ada salahnya apabila dipublis dan kalau perlu adakan semacam polling kepada masyarakat.

“Kenapa perlu begitu, karena sekarang jamannya sudah jaman milinial, sudah ada IG, Facebook, WhatsApp dan yang lainnya,” jelas Ismail.

Melalui hal itu, tambah Ismail, maka masayakat bisa menilai satu persatu dari calon yang masuk 3 besar, selain itu juga bisa jadi bahan pertimbangan dari hasil polling masyarakat tersebut oleh Bupati sebelum meneruskan satu orang yang terbaik.

Terpisah, Anggota Tim Panitia Seleksi (Pansel) calon sekda, Andik Fajar T. menanggapi terkait usulan DPRD supaya diadakan uji publik terhadap 3 besar calon sekda, bahwa tidak perlu diadakan uji publik.

“Uji publik itu tidak ada, karena ini bukan pejabat Negara,” ucap Andik. (Rul/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here