Diajak Koalisi PAN, PKB Bantah Klaim Rekom ke Ra Dulla

PAN saat Silaturrahmi ke Kantor DPC PKB Sampang

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Pernyataan KH Abdullah Mansyur yang mengklaim sudah mendapat rekomendasi dari PKB pada Pilkada Sampang mendatang dianggap sebuah tindakan yang berlebihan.

Ketua DPC PKB Sampang Ahmad Fauzan Zaini menjelaskan, kepastian mengenai rekomendasi PKB belum ada. Menurut dia, apa yang disampaikan Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar memang sudah benar. Sebab, saat ini internal PKB masih menunggu hasil survei.

“Kami masih menunggu hasil survei. Hasil survei akan kita padukan dengan pendapat kiai. Insya Allah akhir Oktober,” ucap Fauzan, Jumat (20/10/2017).

Dia menyayangkan sikap Ra Dulla -sapaan lain KH Abdullah Mansyur- yang tidak mengkonfirmasi terlebih dulu ke DPC terkait pernyataan yang sudah disampaikan ke publik. Padahal belum ada keputusan apa pun. Dia mengaku, hasil resmi akan disampaikan langsung olehnya ke hadapan publik.

“Mungkin karena Ra Dulla terlalu pede dan sangat yakin. Itu belum pasti kok. Hasil resmi saya yang sampaikan ke publik,” jelasnya.

Dia mengaku keputusan resmi yang dia sampaikan adalah keputusan asli. Sementara pernyataan Ra Dulla disebut hanya klaim pribadi semata. Tapi dia tidak mempersoalkan, dimungkinkan itu hanya trik dan strategi politik Ra Dulla bersama tim.

“Mungkin salah satu trik Ra Dulla untuk mendapatkan rekom dengan cara seperti itu,” katanya.

Dia menyebutkan ada tiga nama kandidat bakal calon bupati yang diusulkan ke DPW dan DPP. Mereka adalah M. Matorurrozaq Ismail alias Torul, Hermanto Subaidi, dan H Hisan. Sementara untuk posisi bacawabup tidak harus dari kader PKB.

“Cuma keinginan kami, mengusahakan agar kader kami menjadi wakil. Agar PKB tidak hanya mendorong orang non kader saja,” ujarnya.

Kader PKB yang dipersiapkan sebagai bacawabup, kata Fauzan, yakni Ketua DPRD Sampang Imam Ubaidillah, Ketua Komisi II DPRD Sampang Ra Dulla, dan Wakil Bendahara DPC PKB Sampang Suparto.

Selasa lalu (10/10/17), Fauzan membenarkan DPD PAN Sampang mendatangi kantor DPC PKB Sampang di Jalan Imam Bonjol. Menurut dia, DPD PAN mengajak koalisi kepada PKB.

“Kami belum bisa menjawab karena takut yang direkom PKB bukan H Hisan. Kalau PAN kan sudah jelas ke H Hisan,” katanya.

Keinginan dan usulan PAN, ingin ada kerja sama atau koalisi antara Partai Demokrat, PKB, dan PAN untuk mengusung H Hisan dan Abdullah Mansyur sebagai pasangan cabup dan cawabup Sampang.

“Ya, tidak masalah karena hanya sekadar keinginan dan usulan. Ya kami tampung dan kami bahas di internal,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Sampang Moh. Yanto mengaku, silaturahmi DPD PAN Sampang ke DPC PKB Sampang untuk membalas kunjungan Ketua DPC PKB Sampang saat bulan Ramadan lalu. Dalam pertemuan itu, dia membahas tentang Pilkada Sampang.

“Kami menyampaikan bahwa H Hisan yang terbaik dan harga mati,” ucapnya.

Yanto mengatakan, ke depan pihaknya akan terus menjalin komunikasi dengan PKB, baik secara kelembagaan partai maupun secara personal. Tujuannya, dalam rangka ikut serta membangun Sampang dan menjaga marwah ulama.

“Kami juga meminta agar mengikhlaskan kader PKB yang terbaik bisa ditandemkan dengan H Hisan sebagai bacawabup. Dan itu diamini semua kader PKB yang hadir,” katanya.

Menurut Yanto, apabila bakal calon bupati yang diusung PKB sama dengan PAN, maka koalisi PAN-PKB akan menjadi sebuah keniscayaan.

“Tetapi, jika calon yang diusung berbeda, kami tetap berkomitmen untuk menjaga hubungan baik ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ra Dulla mengklaim sudah mendapat restu para kiai dan memastikan rekomendasi PKB jatuh ke tangannya. Sementara Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menyebut bahwa untuk Sampang belum dikeluarkan rekomendasi. Menurutnya, akhir Oktober akan membahas rekomendasi dan memutuskan siapa kandidat yang diusung. (Zan/Lim)

Leave a Comment