Batasi Si Kecil Bermain Game di Gadget, ini Beberapa Caranya

Istimewa

BANGKALAN, Lingkarjatim.com– Gadget saat ini merupakan sebuah benda yang tidak bisa terpisahkan dari aktifitas sehari-hari. Bagaimana tidak? Kemana pun pergi gadget selalu dibawa, apa pun yang ada selalu bisa diakses dengan gadget.

Tak heran jika anak-anak masa kini pun sudah mulai kenal yang namanya gadget ini. Tidak hanya itu saja, melainkan banyak anak yang sudah kecanduan untuk memakai gadget untuk keperluan berbagai hal.

Apalagi dengan kelangkapan game yang terdapat di gadget bisa membuat si kecil selalu ingin bermain game. Tentu ketika si kecil sudah kecanduan bermain game di gadget akan sulit untuk terlepas.

Jika si kecil terlalu asik main game di gadget sampai lupa waktu? itu artinya si kecil sudah adiktif. Membelikan gadget untuk si kecil memang menyenangkan. Tapi hati-hati. Anda sebagai orangtua harus perhatikan benar-benar waktu bermainnya. Karena bila terlalu sering, bisa berdampak negatif bagi perkembangan emosionalnya.

Padahal pada usianya, si kecil harusnya juga bergerak dan bermain. Selain berguna untk melatih kemampuan motorik kasar anak, bermain dengan teman sebaya akan mengasah kemampuannya berkomunikasi.

Nah, sebagai orangtua, kita harus lebih pro-aktif untuk  membantunya mengurangi kebiasaan ini. Berikut 6 Cara Membatasi Si Kecil Bermain Game di Gadget, yang ditulis dr. Dyah Novita Anggraini di laman klikdokter.

1. Batasi waktu bermain gadget.

Tentukan waktu untuk si kecil main game setiap harinya. Beberapa orangtua bahkan menerapkan larangan main game untuk anaknya pada hari sekolah dan diperbolehkan hanya pada hari libur.

Dua jam per-hari adalah waktu normal untuk si kecil bermain game di gadget. Jangan lebih dari itu. Semakin lama anak terpapar layar gadget maka semakin berkurang juga daya konsentrasi anak karena mempunyai pengaruh terhadap neurotransmitter otak yaitu dopamine.

2. Jangan meninggalkan gadget sembarang.

Ketika dilarang, si kecil bisa saja mengambil gadget tanpa sepengetahuan Anda. Simpan gadget di tempat yang tidak ia ketahui. Keluarkan bila waktunya ia bermain dan kembalikan ke tempatnya bila waktunya usai.

3. Cari kegiatan lain.

Untuk mengalihkan perhatiannya pada game, ajak si kecil bermain hal lain yang dapat membantu perkembangan motoriknya. Membaca buku cerita, menyanyi atau menggambar adalah beberapa alternatif kegiatan bersama yang baik.

4. Password di gadget

Gunakan password di gadget Anda. Tentunya ia jangan sampai tahu. Jadwalkan waktu bermain dan beritahu si kecil kalau ia boleh main game setelah menyelesaikan tugas sekolahnya.

5. Bermain bersama

Menemani si kecil main game tak hanya meningkatkan hubungan sosial, tapi juga ikut memperhatikan game yang ia mainkan di gadgetnya. Hati-hati, karena sekarang banyak game yang tidak cocok untuk anak se-usianya.

6. Olahraga di luar rumah

Ajak si kecil berolahraga bersama keluarga atau bersama teman-temannya agar melatih fisiknya, meningkatkan kecerdasan anak dan meningkatkan jiwa sportifitasnya.

Namun jangan melarangnya main game sama sekali. Karena ada game yang juga memberikan efek positif bagi si kecil.

Tugas orang tua adalah membatasi dan menyaring jenis permainan sehingga si kecil mempunyai waktu untuk kegiatan lain dan memastikan si kecil memainkan games yang sesuai dengan usianya. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here