Batal Berlabuh Sore Ini, Turis Mancanegara Diangkut Kapal Pesiar MV Ocean Odyssey Akan Berlabuh di Sumenep Maret 2023

SURABAYA – Lingkarjatim.com,- Kapal pesiar MV Ocean Odyssey berbendera Bahamas yang memuat 124 turis asing dari Amerika Serikat (AS), batal berlabuh di Kabupaten Sumenep hari ini, Rabu, 1 Februari 2023. Kapal pesiar yang mengangkut turis dari mancanegara itu, akan dijadwalkan berlabuh di Sumenep pada bulan Maret 2023.

“Sebenarnya kapal pesiar itu akan sandar di Sumenep sore ini, tapi karena ombak masih tinggi, kemudian dijadwalkan bulan depan (Maret),” kata Kepala Dinas Pariwsiata Pemkab Sumenep, Mohammad Iksan, dikonfirmasi, Rabu, 1 Februari 2023.

Sebelum ke Sumenep, lanjut Iksan, kapal pesiar MV Ocean Odyssey untuk sementara akan berlayar menuju Probolinggo. Di wilayah itu, cuaca laut di sana aman untuk kapal pesiar itu. “Tadi posisinya kapal pesiar itu ada di Pamekasan dan KSOP tidak mengizinkan bersandar dan tadi memutuskan sudah melanjutkan perjalanan ke Probolinggo,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, mengatakan bahwa ratusan turis asing dari berbagai negara itu, akan mengunjungi Sumenep untuk menikmati wisata alam dan budaya di daerah setempat. Di antaranya adalah Masjid Jami’ dan Pendopo Keraton, Pantai Lombang, Slopeng, Pulau Giliyang, dan Gili Labak.

“Para wisatawan mancanegara juga akan disuguhi dengan berbagai pertunjukan budaya seperti klenengan, sarongen dan berbagai kesenian khas Sumenep. Mereka juga akan berkunjung ke kerajinan batik dan keris di Sumenep,” kata Fauzi.

Sepanjang tahun 2018 lalu, lanjut Fauzi, ada sekitar 32 kapal pesiar yang berkunjung ke wilayahnya. Para turis itu berasal dari berbagai mancanegara, seperti Perancis, Jerman dan AS. “Tapi sejak pandemi Covid 19, kunjungan wisatawan mancanegara sempat menurun. Nah, bulan Maret nanti para turis akan datang rombongan dengan kapal siar,” ujarnya.

Untuk mendongkrak kedatangan turis mancenagara, Fauzi mengaku telah melakukan sejumlah terobosan. Diantaranya dengan menggencarkan promosi tentang keindahan alam dan budaya di Sumenep, penyelenggaraan kalender event berbasis panthelix dengan membangun sejumlah fasilitas hunian seperti hotel bintang lima di Sumenep.

“Kita memberikan informasi agar mereka bisa berkunjung ke tempat-tempat wisata di wilayah Sumenep,” katanya. (Amal/Hasin)

Leave a Comment