ASN Sumenep Absensi Empat Kali Sehari, Kepala BKPSDM: Untuk Mendisiplinkan ASN Pemalas

Kepala BKPSDM Sumenep, Abdul Madjid

SUMENEP, Lingkarjatim.com — Dinas Kepegawaian Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep menanggapi santai kritikan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat tentang absensi Aparatur Sipil Negara (ASN) empat kali dalam sehari kerja.

Kepala BKPSDM Sumenep, Abdul Madjid mengatakan, saat ini, absensi empat kali dalam sehari kerja bukan sekedar efektifitas kinerja ASN. Absensi itu, juga untuk mendisiplinkan abdi negara di lingkungan Pemkab Sumenep yang selama ini malas.

“Saya itu ngerti. Karena kita itu masih mengajari mereka yang malas. Makanya empat kali. Untuk mendidik mereka itu teirbiasa disiplin,” kata Madjid

Untuk memberlakukan aturan sistem check clock dua kali dalam sehari kerja masih membutuhkan tahapan. Madjid membantah check clock empat kali itu untuk menyiksa ASN.

“Nanti suatu saat bisa dua kali. Ini kan perlu tahapan. Kalau langsung dua kali tidak mungkin. Empat kali ini untuk mendidik mereka disiplin setiap saat. Check Clock nya pas waktu. Bukan menyiksa mereka,” jelasnya

Baca Juga :  Beras BPNT 'Hancur', Warga Pulai Giliraja Mengeluh

Madjid juga membantah, sistem itu sama sekali tidak merugikan ASN yang tugas di luar kantor. Kata dia, asal mengaploud surat tugas, maka ASN tersebut dianggap sudah check lock. Sehingga tidak mengalami potongan gaji.

Lebih lanjut, Madjid mengatakan, bagi ASN yang bertugas di lapangan, namun lupa ngaploud surat tugas, hal itu bukan tanggungjawab BKPSDM. Karena dianggap sebagai kelalaian. Demikian, akan mengalami potongan gaji sesuai aturan yang berlaku.

“Itu ada surat tugas yang diaploud ke kantor kami. Dan itu semuanya sudah termasuk kinerja. Yang pakek surat tugas otomatis langsung check clock, dari awal sampai terakhir. Kalau mereka lupa, jangan salahkan kami. Itu kelalaian, tetap dipotong,” tegasnya.

Bahkan, Madjid mengatakan, mereka yang sudah check clock, namun menjadikan tugas lapangan sebagai kedok untuk malas-malasan, pihaknya mencancam akan mencoret absensi itu. Dia menginginkan ASN disiplin dan tidak merugikan negara.

Baca Juga :  Wabup Sumenep, Fauzi ; Opini WTP Harus Membawa Sumenep Lebih Sejahtera

“Harapan saya, kecuali hari Senin dan Jum’at jangan coba-coba tidak hadir di lapangan, check clock dia pulang, maka dia sidak setiap saat, yang tidak ada di lapangan, saya coret check lock pertama. Itu janji saya. Karena mereka sudah punya TPP. Saya ingin ASN ini benar disiplin tidak merugikan uang negara,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath berencana memanggil Kepala BKPSDM Sumenep terkait absensi itu.

Absensi empat kali dalam sehari kerja dianggap tidak efektif dan merugikan ASN secara buggedter bagi mereka yang tugas di luar kantor. Bahkan, Darul menilai ASN di Sumenep saat ini sudah tertib.

“ASN sudah tertib dengan absen dua kali. Kalau harus ditertibkan dengan absen empat kali, saya tidak tau motivasinya apa, tapi yang jelas kita setuju untuk mengoreksi, supaya kelincahan para ASN tidak terkunci oleh sekedar daftar kehadiran,” kata legislator asal Pulau Masalembu itu. (Abdus Salam)

Baca Juga :  Dian Megawati, Kader PMII Yang Jadi Kades Termuda Sumenep

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here