7 Ribu Personel TNI-Polri di Pelaksanaan PSU Sampang

Apel pasukan tni-polri di lapangan Wijaya Kusuma Sampang Kota

SAMPANG, Lingkarjatim.com – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Sampang 27 Oktober menjadi perhatian khusus bagi TNI-Polri. Pasalnya PSU terjadi lantaran gugatan salah satu pasangan calon Bupati-Wakil Bupati dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (Mk).

Demi menghindari konflik yang berpotensi berakhir dengan bentrok, ribuan personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan 1.450 TPS yang tersebar di 186 Desa/Kelurahan di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman, mengatakan, 7 ribu personel gabungan dengan rincian 5 ribu Polri dan 2 ribu TNI dterjunkan untuk menjaga keamanan proses PSU sampai penghitungan suara.

“Pola pengamanan di setiap TPS saat hari pencoblosan dijaga dua polisi dan satu TNI. Kemudian, untuk TPS yang dianggap rawan, pola pengamanannya bisa melebihi dari tiga personel, bisa sampai 10 personil,” kata Budhi usai memantau kesiapan pasukan di lapangan Wijaya Kusuma, Kamis (25/10/2018).

Ribuan personel tersebut mulai dikerah hari ini untuk mengawal pengiriman kotak suara dan menuju ke masing-masing TPS. (Hol/Atep/Lim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here