54 Ribu Peserta CPNS Akan Ikuti Seleksi Kompetensi

Peserta seleksi CPNS saat melihat hasil tes

SURABAYA, Lingkarjatim.com – Sebanyak 54.600 orang akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berbasis Computer Assisted Test (CAT). Tes seleksi itu akan digelar selama 19 hari di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan, mulai tanggal 8 hingga 26 Februari 2020.

“Jumlah tersebut terbagi atas 54.263 peserta umum, 47 difabel dan 290 peserta cumlaude,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Nur Kholis, dikonfirmasi, Kamis (6/2/2020).

Nur Kholis mengatakan, pelaksanaan tes seleksi itu dibagi menjadi lima sesi per hari. Masing-masing sesi akan diikuti sebanyak 3.000 peserta. Sebanyak 600 komputer disiapkan selama pelaksanaan ujian CPNS itu.

“Kami terus mematangkan persiapan mulai dari sarana, dan prasarana tes hingga antisipasi adanya calo dan joki SKD,” ujar

Pria yang juga Plt Kepala Biro Organisasi Setdaprov Jatim ini mengaku, telah membentuk tim yang terlibat dalam pelaksanaan tes CAT untuk meningkatkan kewaspadaan. Nantinya, semua peserta akan dipantau khusus dengan pengawasan berlapis.

Baca Juga :  Jelang Akhir Jabatan, Risma Mutasi 77 Pejabat Pemkot Surabaya

“Jadi, mulai dari pintu masuk ujian, hingga di dalam ruang tes proses pengawasan akan terus berlangsung,” katanya.

Menurut Nur Kholis, meningkatkan kewasapadaan ini lantaran sebelumnya ada temuan adanya joki tes CPNS di daerah. Sehingga temuan itu mendapat perhatian khusus Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, pertama BKD akan melakukan screening sebelum peserta memasuki ruang ujian. Panitia akan menyocokkan KTP, kartu peserta dan peserta tes sesuai di foto yang tertera,” ujarnya.

Sebelum memasuki ruangan, peserta tidak diperkenankan membawa alat bantu dalam bentuk apapun. Baik pena, kalkulatur maupun alat komunikasi.

“Saat registrasi, peserta akan mendapatkan pin untuk login dan mendapatkan soal tes. Masing-masing peserta soal tesnya berbeda,” katanya.

Peserta di ruang ujian juga akan diawasi oleh tim pengawas dari BKN. Selain itu BKD juga akan memasang kamera CCTV untuk memantau peserta dari ruang kontrol.

Baca Juga :  Sejak 2017, Pemkot Surabaya Bedah 3.544 Rumah Warga Miskin

“Bahkan dari HP juga bisa kita pantau kondisi peserta ujian. Sehingga bentuk kecurangan apapun akan ketahuan,” kata Nur Kholis. (Amal Insani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here