65 Orang Ditangkap Karena Narkoba, Kalangan Pelajar Mendominasi

Ilustrasi narkoba/ist (Foto : Dokumen Tirto.ID)

SUMENEP, Lingkarjatim.com — Pada peringatan Hari Anti Narkoba (HANI) tahun 2020 ini, kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terbilang cukup signifikan. Dalam enam bulan terakhir, setidaknya ada 44 kasus narkoba di Sumenep.

Kasatreskoba Polres Sumenep, AKP Jaiman menjelaskan, dari sekian kasus tersebut didominasi kalangan pelajar. Mulai kalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga kalangan mahasiswa.

“Kalangan SMP sebanyak 15 orang, dari kalangan sebanyak SMU 23 orang, dan dari kalangan mahasiswa atau SI hanya 1 orang. Sisanya beragam,” kata Jaiman saat dikonfirmasi media, Jum’at (26/06).

Ia juga merinci terkait peran masing-masing kasus yang diungkap Satreskoba Polres Sumenep. Kata dia, dari 44 kasus tersebut ada 65 orang yang ditangkap dengan barang bukti mencapai 234,47 gram.

“Dengan rincian, pengedar sebanyak 13 orang. Kurir 28 orang, pemakai 24 orang,” ungkap Mantan Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Dungkek tersebut.

Baca Juga :  Selamatkan Dunia Pesantren dari Narkotika

Jaiman mengatakan, salah satu penyebab tingginya angka pelajar terlibat kasus narkoba ini karena lemahnya pengawasan dari orang tua. Sehingga diperlukan pengawasan ekstra dari orang tua ini terhadap anak-anaknya.

“Yang jelas kita memang harus hati-hati, terutama orang tua yang mempunyai anak sudah menginjak remaja atau usia sekolah. Karena narkoba sudah menjarah ke kalangan pelajar,” tegasnya.

Faktor lain, yakni karena pengaruh orang lain yang menjadi teman bergaul. Menurutnya, pergaulan ini memiliki pengaruh penting terhadap sikap anak-anak.

“Karena bagaimanapun namanya bergaul apabila sudah tidak benar. Otomatis akan ikut tidak benar, seperti bergaul dengan orang-orang yang suka narkoba,” sebutnya.

Pihaknya berharap, masyarakat Sumenep dapat bersinergi dengan Korps Bhayangkara untuk memutus peredaran narkoba di Kota Keris.

“Narkoba bukan hanya tugas polisi, melainkan semua pihak dari lapisan masyarakat wajib untuk memberantas narkoba,” tegasnya.

Baca Juga :  Berawal Dari Pertengkaran, Satu Pemuda Dibekuk Satreskoba di Ruang Satreskrim Polres Sumenep

“Untuk itu, informasi sekecil apapun terkait narkoba khususnya sabu di wilayah Sumenep, sampaikan kepada pihak Polres Sumenep. Insya allah akan ditindaklanjuti,” sambungnya. (Abdus Salam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here